Type something and hit enter

Posted by On
Teks Laporan Hasil Observasi/LHO merupakan materi pelajaran bahasa Indonesia kelas 10/X - Materi ini membahas antara lain: pengertian teks laporan hasil observasi, tujuan, fungsinya, jenis-jenis, struktur teks laporan hasil observasi, ciri-ciri, kaidah kebahasaan, dan contoh teks laporan hasil observasi.

Apa itu teks laporan hasil observasi? Secara singkat, adalah teks yang menjabarkan informasi tentang sesuatu, seperti alam, hasil karya manusia, dan lain-lain sesuai fakta dengan klasifikasi kelas dan subkelas yang berada didalamnya berdasarkan hasil observasi yang telah dilaksanakan.

Setelah kita mengetahui apa yang dimaksud dengan teks laporan hasil observasi, sebaiknya kita tahu juga fungsi dan tujuan dari teks ini.


Teks Laporan Hasil Observasi: Pengertian, Struktur, Tujuan, Jenis, Ciri, Kaidah, & Contohnya

Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi


Adapun tujuan dari teks LHO ini adalah sebagai berikut.
  • Mengatasi suatu permasalahan.
  • Menemukan cara terbaru serta tekniknya.
  • Mengambil keputusan yang lebih efektif dan efesien.
  • Melakukan pengawasan dan/atau perbaikan.
  • Mengetahui perkembangan suatu persoalan.


Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi


Sedangkan fungsinya adalah sebagai berikut.
  • Melaporkan kegiatan pengamatan dan sebuah tanggung jawab tugas.
  • Menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan dan pemecahan masalah dalam pengamatan.
  • Sarana untuk pendokumentasian.
  • Sebagai sumber informasi yang terpercaya.


Supaya kita lebih mendalami tentang materi teks laporan hasil observasi, Kumpulan Materi Bahasa Indonesia akan menjelaskan hal-hal yang penting menurut kami.

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi


Teks Laporan Hasil Observasi adalah teks yang menjelaskan informasi umum tentang sesuatu seperti, alam, tumbuhan, hewan dan lain sebagainya berdasarkan fakta dari hasil observasi yang telah dilakukan.

Teks LHO ini bersifat komunikatif, informatif, objektif, yang artinya teks ini mempunyai isi yang memberikan sebuah informasi yang gampang untuk dipahami oleh orang yang membacanya atau mendengarnya.

Informasi disajikan secara objektif dan faktual dengan kenyataan yang sebenarnya sesuai yang telah diamati sebelumnya, tidak mengada-ngada atau tidak menurut opini sang pembuat, serta kebenarannya dapat dibuktikan.

Jenis-Jenis Teks Laporan Hasil Observasi


Ada beberapa macam jenisnya tergantung pada objek yang diamati, tujuan pembuatan, dll.

Misal objek yang diamati:
  • Observasi kondisi sosial, ekonomi, politik
  • Observasi kondisi lingkungan dan ekosistem
  • Observasi keadaan yang sedang terjadi (acara HUT RI, peringatan HUT RI)
  • dll


Misal tujuan pembuatan:
  • Teks observasi eksposisi
  • Teks observasi identifikasi
  • Teks observasi klasifikasi
  • dll


Jenis hasil teks observasi terbagi atas 2 yaitu:

1. Laporan Observasi Formal


Yaitu laporan hasil observasi terhadap objek yang diamati menggunakan kaidah formal dalam menyusun laporan ( ragam bahasa baku, terdapat kop/header, struktur lebih rinci ). Biasanya diajukan untuk acara resmi seperti laporan berita, kepentingan politik dll.

2. Laporan Observasi Non Formal


Yaitu laporan hasil observasi yang struktur nya lebih simpel dan biasanya ditulis secara popular.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi


Teks ini terdapat 2 struktur utama yang membangun sehingga menjadi satu kesatuan, strukturnya yaitu:
  1. Pernyataan umum (klasifikasi): merupakan pembukaan atau pengantar tentang hal yang dilaporkan. Pada tahap ini akan disampaikan bahwa benda-benda di dunia bisa diklasifikasikan berdasarkan kriteria persamaan dan perbedaan.
  2. Anggota/aspek yang dilaporkan: merupakan rincian atau bahasan mengenai objek yang diamati.

Struktur isi teks LHO:

Judul teks laporan hasil observasi disesuaikan dengan tema pengamatan yang dilakukan.

  1. Definisi umum merupakan pembukaan teks LHO yang meliputi pengertian akan sesuatu yang diamati.
  2. Deskripsi bagian berisi tentang rincian yang ditulis secara sistematis mengenai bahasan di dalam teks. 
  3. Deskripsi manfaat merupakan bagian yang berisi manfaat atau kegunaan.
  4. Penutup merupakan bagian kesimpulan dari bahasan dalam teks observasi.


Struktur lain pada teks laporan hasil observasi:

1. Pernyataan Umum


Ini merupakan bagian awal pada teks laporan hasil observasi. Bagian ini disajikan definisi objek yang diamati serta klasifikasi atau penjenisan dari objek yang diamati.

2. Deskripsi Bagian


Bagian ini memuat gambaran dari setiap klasifikasi yang terdapat pada objek. Setiap bagian dari objek digambarkan secara mendetail dan apa adanya dengan berfokus pada bentuk atau kebiasaan yang terdapat pada objek pengamatan.

3. Deskripsi Manfaat


Bagian ini memuat gambaran manfaat dari objek yang diamati. Manfaat merupakan kegunaan atau fungsi dari objek itu. Manfaat juga dapat dituliskan secara rinci berdasarkan bagian-bagian objek atau secara umum dengan menarik kesimpulan.

Ciri-ciri Teks Laporan Hasil Observasi


Sebutkan ciri-ciri laporan hasil observasi? Teks LHO mempunyai sejumlah ciri dilihat dari isinya. Berdasarkan isinya, teks LHO mempunyai ciri sebagai berikut.
  • Menggunakan istilah-istilah bidang ilmu tertentu.
  • Menggunakan istilah-istilah baku.
  • Terdapat kalimat klasifikasi.
  • Dalam setiap paragraf terdapat satu kalimat utama yang diikuti dengan kalimat penjelas.
  • Bersifat objektif.
  • Ditulis berdasarkan fakta yang ditemukan pada saat pengamatan.
  • Tidak mengandung hal-hal yang bersifat menyimpang, dugaan-dugaan yang tidak tepat, atau pemihakan pada sesuatu.
  • Ditulis secara lengkap
  • Mengandung pengertian objek yang diamati.
  • Mengandung pengklasifikasian objek yang diamati.
  • Mengandung deskripsi objek yang diamati.


Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi


Sementara itu, berdasarkan kaidah bahasanya, teks laporan hasil observasi mempunyai ciri sebagai berikut.
  • Menggunakan frasa nomina yang diikuti pendeskripsi dan penjenis.
  • Menggunakan verba relasional, seperti : ialah, merupakan, adalah, yaitu, digolongkan, termasuk, meliputi, terdiri atas, disebut, dan lain-lain.
  • Menggunakan verba aktif alam untuk menjelaskan perilaku, seperti : bertelur, membuat, hidup, makan, tidur, dan sebagainya.
  • Menggunakan kata penghubung yang menyatakan tambahan (dan, serta), perbedaan (berbeda dengan), persamaan (sebagaimana, seperti halnya), pertentangan (tetapi, sedangkan, namun), pilihan (atau).
  • Menggunakan paragraf dengan kalimat utama untuk menyusun informasi utama, diikuti rincian aspek yang hendak dilaporkan dalam beberapa paragraf.
  • Menggunakan kata keilmuwan atau teknis, seperti : herbivora, degeneratif, osteoporosis, mutualisme, parasitisme, pembuluh vena, leukimia, syndrom, phobia, dan lain-lain.
  • Menggunakan kalimat definisi.
  • Menggunakan kalimat deskripsi.
  • Menggunakan kalimat aktif transitif.
  • Menggunakan kalimat tunggal dan majemuk.
  • Kalimat simpleks.
  • Kalimat kompleks.
  • Persamaan kata/sinonim.
  • Lawan kata/antonim.
  • Menggunakan berbagai istilah.

Hal yang paling penting dalam Laporan Hasil Observasi


Teks LHO akan dikatakan ideal jika:
  • memiliki struktur teks yang lengkap;
  • memanfaatkan konjungsi atau kata penghubung yang tepat;
  • pengelompokkan kata dilakukan berdasarkan kriteria tertentu;
  • memfungsikan kelompok kata dan jenis kata sesuai keperluan.

Langkah-langkah Menyusun Teks Laporan Hasil Observasi


Berikut cara menyusun teks LHO yang baik dan benar.
  1. Membuat judul terlebih dahulu yang disesuaikan dengan pengamatan yang telah dilakukan.
  2. Menyusun kalimat pembuka.
  3. Menyusun isi laporan yang berisi gagasan-gagasan pokok dan saran disertai alasan terhadap laporan hasil pengamatan.
  4. Menulis kalimat penutup.

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi beserta Strukturnya


Teks LHO Tanaman Nanas


Pernyataan umum


Tanaman nanas (Ananas Comosus (L.) Merr.) berasal dari benua Amerika. Kemudian tanaman tersebut menyebar ke segala penjuru dunia yang beriklim tropis. Pada abad ke-15, tanaman nanas masuk ke Indonesia sebagai pengisi lahan pekarangan, tetapi akhirnya meluas ke lahan tegal

Deskripsi bagian


Nanas (Ananas Comosus (L.) Merr.) bukan tanaman asli Indonesia, melainkan berasal dari Brazilia, Argentina, dan Paraguay. Nanas tergolong dalam family Bromeliaceae yang bersifat terrestrial (tumbuh di tanah dengan menggunakan akarnya). Padahal sekitar 850 spesies dari family Bromeliaceae hidup epifit, dan baru nanas yang cukup dikenal memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Deskripsi manfaat


Nanas memiliki banyak manfaat, pada hampir semua bagiannya yaitu untuk pangan, pakan, maupun bahan baku industri. Kandungan gizi tanaman nanas terletak pada buahnya. Buah nanas tidak hanya dimakan sebagai buah segar, tetapi juga dapat diolah menjadi berbagai macam makanan olahan dan minuman. Buah nanas mengandung nilai gizi cukup tinggi seperti protein, karbohidrat, fosfor, zat besi, vitamin A, dan vitamin B.


Demikianlah artikel hari ini tentang teks LHO atau laporan hasil observasi yang meliputi pengertian, tujuan dan fungsi teks laporan hasil observasi, jenis-jenisnya, struktur, ciri-ciri, kaidah kebahasaan, dan contohnya. Semoga bermanfaat bagi Anda. Untuk membantu blog ini agar berkembang, kami mohon untuk share dan komentar ya. Sekian dan terimakasih.

Referensi: http://www.siswamaster.com/2016/04/pengertian-teks-laporan-hasil-observasi-struktur-kaidah-kebahasaan-dan-contohnya.html
http://www.dosenpendidikan.com/teks-laporan-hasil-observasi-pengertian-tujuan-fungsi-ciri-sifat-struktur-kaidah-kebahasaan-penyusunan/
https://petikanhidup.com/pengertian-teks-laporan-hasil-observasi-struktur-tujuan-ciri-kaidah-kebahasaan-fungsi-syarat-sifat-langkah-penyusunan-contohnya.html
https://brainly.co.id/tugas/402649
https://brainly.co.id/tugas/395540
https://zalazu.wordpress.com/2017/09/03/pengertian-dan-struktur-teks-laporan-hasil-observasi/
https://saraswatimarjo8.blogspot.co.id/2016/11/tekslaporan-hasil-observasi-a_49.html
Trik Smart Lulus UN SMK 2018: Grasindo

0 comments