Tulis kata kunci dan klik enter

author photo
By On
Teks Ulasan merupakan materi pelajaran bahasa Indonesia kelas 8/VIII - Hal yang akan dibahas pada materi ini meliputi pengertiannya, ciri-ciri, struktur, contoh teks ulasan, jenis/macam, kaidah dan unsur kebahasaan, tujuan & fungsinya.

Apa itu teks ulasan? Nama lainnya adalah resensi. Definisinya adalah teks yang berisi penjelasan/komentar/menafsirkan /review terhadap suatu karya (drama, film atau buku).

Baca juga: Pengertian Resensi, Struktur, Unsur, Jenis & Manfaat

Setelah kita mengetahui apa yang dimaksud dengan teks ulasan, sebaiknya kita harus tahu juga tujuan dan fungsi.


Teks Ulasan (Lengkap): Pengertian, Ciri, Struktur, Jenis & Contoh

Tujuan Teks Ulasan


Tujuan teks ulasan antara lain sebagai berikut:
  • Memberikan pendapat tentang kelebihan dan kelemahan karya yang diulas.
  • Memberikan gambaran atau garis besar mengenai suatu karya.
  • Mengarahkan kepada pembaca untuk mempunyai opini kepada teks tersebut, apakah akan membeli atau tidak, membaca atau tidak.

Fungsi Teks Ulasan


Sedangkan fungsinya antara lain sebagai berikut:
  • Dapat mempengaruhi pembaca untuk lebih jelas melihat karya yang sedang diulas.
  • Sebagai bentuk media pengenalan.
  • Dapat diartikan sebagai bentuk penilaian terhadap suatu karya yang diulas.
  • Bentuk bukti dan perhatian terhadap karya yang patut diakui dan perlu dilihat.

Supaya kita lebih mendalami materi ini, Materibindo - Kumpulan Materi Bahasa Indonesia akan menjelaskan hal-hal penting menurut pendapat kami.

Pengertian Teks Ulasan


Pengertian teks ulasan adalah sebuah teks yang dihasilkan dari sebuah analisis terhadap berbagai hal. Analisis itu bisa berbentuk buku, novel, berita, laporan, atau dongeng.

Teks tersebut memberikan tanggapan atau analisis yang berhubungan dengan latar, waktu, tempat, serta karakter yang ada di dalam teks tersebut.

Teks ini dapat dikatakan sebagai tinjauan atau ringkasan buku atau yang lain untuk koran atau penerbitan.

Ciri-ciri Teks Ulasan


Adapun ciri-ciri teks ulasan sebagai berikut:
  • Teks ini memiliki struktur yang terdiri atas 4, yaitu: orientasi, tafsiran, evaluasi dan rangkuman.
  • Teks ini berisi informasi yang menonjol terhadap unsur-unsur karya yang sedang diulas berdasarkan pandangan atau opini dari penulis terhadap suatu karya.
  • Memberikan sebuah opini berdasarkan fakta yang ada pada karya tersebut.
  • Nama lain/biasa dikenal atau disebut dengan istilah yaitu resensi.

Struktur Teks Ulasan


Struktur teks ulasan terdiri atas 4 (empat) macam, yaitu sebagai berikut:

1. Orientasi


Bagian orientasi berisi gambaran umum karya sastra yang akan diulas, misalnya berisi tentang gambaran umum sebuah karya atau benda yang akan diulas. Gambaran umum karya atau benda tersebut dapat berupa nama, kegunaan, dan sebagainya.

2. Tafsiran


Tafsiran berisi pandangan sendiri mengenai karya. Bagian ini dilakukan setelah mengevaluasi karya. Pada bagian ini, penulis biasanya membandingkan karya atau benda tersebut dengan karya atau benda yang mirip. Penulis juga menilai kekurangan dan kelebihan karya yang diulas.

3. Evaluasi


Pada bagian evaluasi, penulis mengevaluasi karya, penampilan, dan produksi. Bagian evaluasi juga berisi gambaran tentang detail suatu karya atau benda yang diulas. Hal ini dapat berupa bagian, ciri-ciri, dan kualitas karya tersebut.

4. Rangkuman


Pada bagian rangkuman, penulis memberikan ulasan akhir yang berisi simpulan karya tersebut.

Jenis-jenis Teks Ulasan


Ada 3 Macam-macam teks ulasan berdasarkan isinya, yaitu sebagai berikut:

1. Teks Ulasan Informatif


Jenis ini berisi gambaran singkat, umum, dan padat dari suatu karya. Resensi ini tidak menyampaikan seluruh isi suatu karya, melainkan hanya menjelaskan bagian-bagian terpenting saja dan menekankan keunggulan dan kekurangan dari karya yang tengah diulas.

2. Teks Ulasan Deskriptif


Jenis ini membahas secara mendetail pada tiap bagian-bagian suatu karya. Teks ulasan jenis ini pada umumnya dilakukan pada karya fiksi guna mendapat gambaran yang jelas tentang manfaat, informasi, dan kekuatan argumentatiif yang disalurkan penulis di dalam suatu karya.

3. Teks Ulasan Kritis


Jenis ini lebih terperinci terhadap suatu karya dengan mengacu pada metode pendekatan ilmu pengetahuan tertentu. Resensi ini dibuat dengan sangat objektif dan kritis, bukan hanya pandangan pembuat ulasan.

Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan


Setelah kita mengetahui jenis-jenisnya, selanjutnya kami akan membahas kaidah kebahasaan teks ulasan.
  1. Istilah: kata/gabungan kata yang dengan cermat mengungkapkan makna konsep, keadaan, proses atau sifat yang berbeda dalam bidang tertentu.
  2. Sinonim dan Antonim: sinonim adalah dua kata yang memiliki bentuk yang beda, tetapi memiliki arti yang sama. Sedangkan, antomin adalah dua kata yang berlawanan satu dengan yang lain.
  3. Verba (kata kerja): terdiri dari verba aktif dan pasif. Verba aktif ialah yang subjeknya berperan sebagai pelaku utama. Sedangkan, verba pasif ialah yang subjeknya berperan sebagai sasaran tindakan.
  4. Nomina: atau kata benda yang menyatakan nama dari seseorang, suatu tempat dan lainnya. Contohnya: meja dan perumahan.
  5. Pronomina: atau kata ganti yang menggantikan nomina. Contohnya: bapak, ibu, saudara.
  6. Konjungsi: atau kata hubung yang berfungsi menghubungkan dua buah kalimat, klausa maupun paragraf. Contohnya: dan, atau, jika, agar, tetapi.
  7. Preposisi: kata tugas yang berfungsi sebagai unsur pembentuk frasa preposisional. Contohnya: ke, di, dari, pada.
  8. Artikel: kata tugas yang membatasi makna jumlah nomina. Contohnya: sang dan si.
  9. Kalimat simpleks dan kompleks: simpleks adalah kalimat yang memiliki satu verba utama. Sedangkan kompleks adalah kalimat yang memiliki dua verba bahkan lebih.

Unsur Kebahasaan Teks Ulasan


Teks ulasan mempunyai ciri-ciri kebahasaan yang khas, antara lain menggunakan kata sisfat sikap, metafora, merujuk pada partisipan tertentu, dan kalimat-kalimatnya cenderung panjang (menggunakan kalimat kompleks).

a. Kata Sifat Sikap


Kata sifat sikap adalah kata yang berfungsi untuk mendeskripsikan pelaku dalam hal penampilan fisik atau kepribadiannya.

Contoh: lembut, ramah, dermawan, dan bijaksana.

b. Kata Benda dan Kata Kerja 


Kata benda (nomina) dan kata kerja (verba). Kata benda adalah kata yang mengacu pada manusia, binatang, benda, dan konsep atau pengertian. Kata kerja adalah kata yang mengandung makna perbuatan (aksi), proses, atau keadaan yang bukan sifat.

c. Metafora


Metafora adalah pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan.

Contohnya, tulang punggung dalam kalimat pemuda adalah tulang punggung negara.

d. Kalimat


Dalam teks ini, ditandai dengan adanya kalimat kompleks (kalimat majemuk), baik kalimat majemuk setara maupun kalimat majemuk bertingkat.

e. Kata Rujkan


Kata rujukan adalah kata yang merujuk pada kata lain yang menunjukkan keterakitannya.

Contoh: Indonesia memiliki iklim muson tropis. Dengan iklim ini, Indonesia memiliki beragam flora dan fauna.


Contoh Teks Ulasan Film Perahu Kertas beserta Strukturnya


Perahu Kertas


Orientasi


Perahu Kertas adalah film yang diangkat dari judul novel yang sama karya dari Dewi Lestari. Kisah ini menceritakan tentang kejujuran hati, adanya perasaan yang terhalang oleh perasaan lain. Film ini dibintangi oleh artis remaja seperti Maudy Ayunda dan Adipati Dolken. Kisah di dalam film ini memang lebih banyak mengisahkan tentang cerita cinta anak  remaja.

Tafsiran


Perahu Kertas adalah kisah yang menceritakan pasang surutnya hubungan antara Kugy dan Keenan. Kugy dikenalkan kepada Keenan oleh Novi dan Eko yang menajdi sahabat Kugy. Perkenalan itu terjadi saat mereka menjemput Keenan dari kepulangannya menimba ilmu di Belanda. Kisah cinta Keenan dan Kugy tidak berjalan mulus, karena saat pertama kali Kugy berkenalan dengan Keenan, ia tengah menjalin kisah asmara dengan Ojos. Keenan sendiri juga sedang dekat dengan sosok gadis cantik bernama Wanda. Kendati Keenan dan Kugy saling menyukai satu sama lain, mereka tidak pernah menyatakan perasaannya satu sama lain. Kisah mereka bermula saat mereka kuliah di Bandung.

Kugy ialah sosok gadis tomboy, ceria, dan memiliki keyakinan bahwa ia adalah agen Dewa Neptunus. Bahkan ia selalu memiliki tradisi untuk untuk menulis curhatannya di atas selembar kertas yang akan dibentuk menjadi perahu dan dihanyutkan ke atas air. Meskipun sekilas ia tampak seperti gadis ceria dan ceroboh, sebenarnya ia adalah sosok dengan pemikiran dewasa.

Sementara itu, keenan adalah pelukis muda berbakat yang dipaksa untuk melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi oleh sang ayah. Ia bersama dengan Kugy, Noni, dan Eko menjadi geng yang kompak. Kebersamaan mereka akhirnya membuat Keenan dan Kugy saling mencintai diam-diam. Namun rintangan selalu datang silih berganti, seperti saat persahabatan Kugy dan Noni yang terancam bubar karena ketidakhadiran Kugy di pesta ulang tahun Noni yang diadakan di rumah Wanda.

Keenan yang kehilangan motivasi akhinya pergi ker rumah Pak Wayan dan menjadi guru baginya untuk melukis. Pada akhirnya ia dipertemukan oleh kolektor langganan Pak Wayan yang bernama Remi. Kugy yang sudah lulus dari kuliahnya ditempatkan sebagai anak magang di biro iklan milik teman kakaknya yang bernama Remi.

Tahun 2004, ibu Keenan ke Bali untuk memberitahukan keadaan ayah Keenan yang sedang kritis. Keenan pun kembali ke Jakarta dan berkata pada Luhde akan segera kembali ke Bali jika ayahnya sudah sembuh. Sementara itu di Bandung, Noni dan Eko yang sedang berkemas menemukan kotak yang berisi buku dan surat. Ternyata isi surat tersebut adalah curahan hati perasaan Kugy terhadap Keenan dan alasan dibalik ketidakhadirannya di pesta ulang tahun Noni.

Kemudian merekapun segera menyusul Keenan di Jakarta. Takdir berkata lain, saat Kugy dan Keenan akhirnya dipertemukan lagi secara tidak sengaja di pesta pernikahan Noni dan Eko. Mereka kembali dekat, namun sekali lagi ada penghalang yaitu Remi dan Luhde. Kisah yang menceritakan tentang kisah cinta dewasa yang saling membutuhkan namun tak bisa bersama karena telah memilih orang lain. Pilihan yang diambil tersebut akhirnya harus dipertanggung jawabkan dan dijalankan dengan sepenuh hati.

Evaluasi


Ada beberapa kelebihan yang terdapat di film ini misalnya (1) karakter yang digambarkan dengan kuat dan apik, (2) hikmah atau pesan yang disampaikan dengan baik di dalam cerita, (3) serta penjiwaan maksimal oleh para pemain, dan (4) alur cerita dan konflik yang bagus digambarkan sepanjang cerita.

Sementara itu, adapula kekurangan film misalnya eksploitasi kehidupan pribadi masing-masing tokoh yang akhirnya memecah perhatian dari penonoton dan juga akhir cerita yang terkesan menggantung.

Rangkuman


Film Perahu Kertas memberikan pesan tentang takdir kehidupan manusia dan buah perjuangan dari usaha kerja keras. Alurnya yang apik dan baru ini juga cocok untuk menyebutkan Perahu Kertas sebagai film remaja yang bagus dan tidak menye-menye. ini memberi pelajaran kepada kita bahwa setiap manusia memiliki takdir hidupnya masing-masing dan usaha keraslah yang mengantar takdir itu ke tangan kita. Oleh karena itu, film ini cocok untuk dijadikan pilihan tayangan bagi anak muda ataupun keluarga.



Demikianlah artikel hari ini tentang materi teks ulasan yang meliputi pengertian, ciri, struktur, jenis, tujuan, fungsi, dan contoh teks ulasan singkap dan lengkap. Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terima kasih.

Referensi: https://brainly.co.id
https://www.inirumahpintar.com/2016/10/pengertian-tujuan-jenis-jenis-teks-ulasan-resensi.html
https://www.sekolahpendidikan.com/2017/02/struktur-dan-kaidah-atau-ciri.html
https://gamepos.id/contoh-struktur-teks-ulasan-film-perahu-kertas/
Rustini Tini, dkk. 2018. All New Target Nilai 100 Nilai Ulangan. Jakarta: Cmedia

KLIK UNTUK BERKOMENTAR