Tulis kata kunci dan klik enter

author photo
By On
RESENSI merupakan materi Bahasa Indonesia Kelas 9/IX, 11/XI, dan 12/XII - Materi ini membahas pengertian resensi, jenis-jenis, unsur-unsur, struktur resensi, tujuan dan manfaat resensi.

Pernahkah kalian tertarik membaca sebuah buku, karena melihat sebuah tulisan yang mengulas secara singkat bagaimana isi buku tersebut? Ulasan itu dinamakan resensi. Apakah kalian tahu apa yang dimaksud dengan resensi? Resensi adalah suatu penilaian terhadap sebuah karya, dapat berupa buku, drama dan karya seni film.

Tahukah kalian jika resensi hampir sama dengan teks ulasan? Coba bandingkan Resensi ini dengan Teks ulasan.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai resensi, silahkan simak materi berikut ini.

RESENSI (Pengertian, Jenis, Unsur, Struktur, Tujuan, Manfaat)


A. Pengertian Resensi


Dikutip dari Wikipedia, resensi adalah suatu penilaian terhadap sebuah karya. Karya yang dapat dinilai berupa buku, film dan drama.

Senada dengan Dalman (2014:229), resensi adalah suatu istilah yang digunakan untuk menilai baik atau tidaknya sebuah buku. Hal yang dimaksud, keunggulan dan kelemahan buku tersebut.

Dan pendapat dari Rosidi (2009:60), resensi merupakan salah satu upaya untuk menghargai tulisan atau karya dari orang lain dengan cara memberikan komentar secara objektif.

Jadi, dapat kita simpulkan bahwa:

Resensi adalah suatu istilah yang digunakan untuk menilai sebuah karya, dengan cara memberikan komentar secara objektif mengenai keunggulan dan kelemahan dari buku, film, dan drama.

B. Jenis-jenis Resensi


Berdasarkan isi sajian atau isi resensinya, resensi buku digolongkan menjadi tiga jenis, penjelasannya sebagai berikut.

  1. Resensi Informatif: berisi ringkasan dan paparan mengenai apa isi buku atau hal-hal yang bersangkutan dengan suatu buku.
  2. Resensi Evaluatif: informasi tentang isi buku hanya disajikan sekilas saja, bahkan terkadang hanya dijadikan ilustrasi saja.
  3. Resensi Informatif-Evaluatif: untuk menyajikan semacam ringkasan buku atau hal-hal yang berkaitan penting yang ada di buku juga menyajikan penilaian peresensi tentang isi buku tersebut. Saryono dalam (Dalman, 2014:232-233).


Pendapat lain, mengenai jenis-jenis resensi:

  1. Resensi Informatif: adalah resensi secara singkat dan umum dari keseluruhan isi suatu buku.
  2. Resensi Deskriptif: berisi secara detail tiap-tiap bagian atau babnya.
  3. Resensi Kritis: berisi ulasan detail dengan metodologi ilmu pengetahuan tertentu. Isinya objektif dan kritis dalam menilai sebuah buku.


Menurut pendapat Daniel dalam (Dalman, 2014:233-234), resensi dibagi menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut.

  1. Resensi buku nonsastra: jenis ini membahas, menilai, dan memaparkan buku-buku nonsastra. Resensi jenis ini disajikan secara informatif, evaluatif, atau informatif-evaluatif.
  2. Resensi buku sastra: hampir mirip dengan mengapresiasi karya sastra. Hal ini disebabkan unsur-unsur yang membangun karya sastra berbeda dengan buku nonfiksi. Di dalam buku karya sastra terdapat unsur intrinsik dan ekstrinsik. Kedua hal ini yang menjadi sorotan utama dalam menilai buku sastra.


C. Unsur-unsur Resensi


Dalam membuat resensi, terdapat unsur-unsur yang harus dilengkapi agar resensi yang dibuat menjadi jelas dan berkualitas. Berikut ini adalah beberapa unsur yang harus ada dalam pembuatan resensi menurut Isnatun dan Farida (2013:57-58).

1. Judul Ulasan/Resensi

Judul harus sesuai dengan isi ulasan dan harus menarik serta benar-benar menjiawai seluruh tulisan atau inti tulisan. Judul dapat dibuat setelah ulasan selesai. Dalam menulis judul resensi, harus jelas, singkat, dan tidak menimbulkan kesalahan penafsiran.

2. Data Karya yang Diulas

Data yang dibutuhkan untuk mengulas buku, meliputi: judul buku, pengarang, penerjemah (jika ada), genre, editor/penyunting, penerbit, tahun terbit beserta informasi cetakan keberapa, tebal buku, harga buku, dan lain-lan.

3. Pembukaan

Pembukaan bisa dimulai dengan hal-hal seperti berikut ini.

  • Ulasan pembuat karya dan prestasinya.
  • Perbandingan dengan karya sejenis yang sudah ada.
  • Pemaparan keunikan karya tersebut.
  • Perumusan tema karya.
  • Pengungkapan kritik serta kesan terhadap karya.
  • Ulasan tentang penerbit (untuk buku) atau produser (untuk film).
  • Pengajuan pertanyaan.
  • Pembuka dialog.

4. Tubuh atau Isi pernyataan

Tubuh atau isi pernyataan biasanya memuat hal-hal seperti berikut ini.

  • Sinopsis atau isi karya secara singkat, padat, dan kronologis.
  • Pembahasan singkat dengan kutipan secukupnya.
  • Keunggulan karya.
  • Kelemahan karya.
  • Rumusan kerangka kaya
  • Tinjauan bahas (mudah atau berbelit-belit).
  • Adanya kesalahan cetak (buku), atau ketidaklengkapan logika (film).

5. Penutup

Bagian penutup biasanya berisi pendapat bahwa karya tersebut penting untuk siapa dan mengapa.


Menurut pendapat lain, unsur-unsur resensi seperti berikut ini.

1. Judul Resensi

Judul resensi tidak harus mirip dengan judul buku. Bahkan kalau perlu berbeda dari judul buku. Namun, judul resensi harus tetap menggambarkan isi buku tersebut dan harus dibuat semenarik mungkin untuk menimbulkan keingintahuan para pembaca.

2. Identitas Buku

Pada bagian ini perlu dijelaskan mengenai: judul buku, nama pengarang, cetakan dan waktu terbit, nama penerbit, dan tebal buku (jumlah halaman).

3. Riwayat Pengarang

Bagian ini menjelaskan secara singkat mengenai: biografi pengarang, buku-buku yang pernah ditulisnya, penghargaan-penghargaan yang pernah didapatnya dalam bidang kepengarangan.

4. Sinopsis/Ringkasan Isi Buku

Untuk menarik minat pembaca, maka kita perlu untuk membeberkan bagian-bagian yang menarik dari buku yang diresensi.

5. Ulasan tentang Keunggulan dan kelemahan buku

Bagian ini adalah bagian inti dari resensi karena kita memberi penilaian atas kualitas buku tersebut. Dalam menilainya harus disertai dengan alasan atau data yang valid.

6. Penutup

Untuk bagian ini, kita perlu menegaskan ulang tentang kelebihan buku tersebut dan mengajak pembaca untuk membaca buku tersebut.

D. Struktur Resensi


Struktur resensi terdiri atas empat bagian. Penjelasannya sebagai berikut.

  1. Bagian identitas: meliputi judul, penerbit, pengarang, kota penerbit, tahun terbit, tebal buku (jumlah halaman) dan harga buku. Bagian ini bertujuan untuk memperkenalkan buku yang diresensi kepada pembaca.
  2. Bagian sinopsis: berisi ringkasan karangan.
  3. Bagian ulasan: berisi bahasan dan pertimbangan mengenai baik atau buruknya sebuah buku.
  4. Bagian penutup: biasanya berisi kesimpulan


E. Tujuan Resensi



  • Untuk mengetahui keunggulan dan kelemahan buku
  • Memberikan gambaran secara ringkas kepada pembaca
  • Memberikan masukan untuk penulis
  • Untuk menguji kualitas buku
  • Untuk mengetahui latar belakang buku yang diterbitkan


F. Manfaat Resensi


Diambil dari Wikipedia, manfaat resensi antara lain sebagai berikut.

  1. Bahan pertimbangan: memberikan gambaran untuk pembaca mengenai suatu karya dan mempengaruhi mereka atas karya tersebut.
  2. Nilai ekonomis: bisa mendapatkan uang atau imbalan.
  3. Sarana promosi buku: buku yang akan diresensi adalah buku yang baru terbit dan belum pernah diresensi sama sekali. Dengan kata lain, sebagai ajang untuk mempromosikan buku baru tersebut.
  4. Pengembangan Kreativitas: semakin kita sering menulis resensi buku-buku, maka kemampuan kita menjadi terasah karena telah terbiasa untuk menulis.

Baca juga: Dongeng [LENGKAP]: Pengertian, Ciri, Macam Jenis, Unsur, Struktur


Demikianlah artikel hari ini tentang RESENSI: Pengertian, Jenis, Unsur, Struktur, Tujuan, Manfaat. Semoga bermanfaat bagi Anda. Untuk membantu blog ini agar berkembang, kami mohon untuk share dan komentar ya. Sekian dan terimakasih.

Referensi: digilib.unila.ac.id
https://blog.ruangguru.com/pengertian-resensi-atau-ulasan
https://id.wikipedia.org/wiki/Resensi
https://hakimbao.wordpress.com
http://rinpm.blogspot.co.id/p/pokok-pembahasan-1.html
http://punyablo.blogspot.co.id/2016/04/pengertian-resensi-struktur-resensi-dan.html

KLIK UNTUK BERKOMENTAR