Type something and hit enter

Posted by On
Contoh Ceramah Ramadhan tentang Keutamaan Puasa - Hallo teman-teman sekalian, selamat datang di situs pelajaran bahasa Indonesia. Tujuan artikel ini dibuat agar kalian mengetahui kultum ramadhan terbaru tentang keutamaan puasa.

Berikut adalah contoh pidato tentang keutamaan puasa di bulan Ramadhan singkat beserta dalilnya.

Contoh Ceramah Ramadhan tentang Keutamaan Puasa beserta Dalilnya



Baca juga: Contoh Ceramah Anak: Keutamaan Bulan Ramadhan


Contoh Teks Ceramah Ramadhan tentang Keutamaan Puasa


Assalamualaikum Wr. Wb

Alhamdulillaah, wasyukurillaah. Washolatu wassalaamu alaa Rosuulillaah. Laa nabiyya ba’dah. Amma ba’du.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah melimpahkan rahmat dan kasih sayangnya kepada kita semua, sehingga kita semua dapat berkumpul di sini tanpa suatu halangan apapun.

Sholawat beserta salam tidak lupa kita curahkan kepada junjungan nabi besar kita baginda Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam, Keluarganya, Sahabatnya, pengikutnya, dan kita semua sehingga kita mendapatkan syafaatnya di Yaumil Akhir nanti. Aamiin Yaa Robbal 'Alamiin.

Hadirin Rahimakumullah....

Pada kesempatan ini izinkan saya memberikan sebuah kultum ramadhan tentang keutamaan puasa di bulan Ramadhan.

Salah satu ibadah khas di bulan Ramadhan adalah berpuasa.

Setiap ibadah yang kita lakukan pasti memiliki keutamaan masing-masing. Demikian pula dengan puasa Ramadhan yang telah diwajibkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang yang bertaqwa" (QS. Al Baqarah: 183).


شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

Artinya: "Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang haq dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kalian hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa…" (QS. Al Baqarah: 185).

Rukun Islam Ketiga ini hanya ada di bulan Ramadhan memiliki banyak keutamaan. Apa saja? Sekarang, Insya Allah saya akan uraikan 8 keutamaan berpuasa.

1) Pahalanya tak dibatasi

Keutamaan puasa yang pertama adalah pahalanya tak dibatasi. Jika ibadah lain telah disebutkan pahalanya, pahala puasa akan langsung diberikan Allah tanpa diberitakan terlebih dahulu berapa batasan pahalanya.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman melalui hadits qudsi: 

قَالَ اللَّهُ كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَامَ ، فَإِنَّهُ لِى ، وَأَنَا أَجْزِى بِهِ

Allah berfirman: “Setiap amal anak Adam untuknya kecuali puasa, maka itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya…” (Muttafaq ‘Alaih)

2. Bau mulut orang puasa akan harum

Meskipun manusia tak menyukai bau mulut orang yang berpuasa karena tidak enak, akan tetapi di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala itu lebih baik dan harum dari pada minyak misik.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam :

وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ تَعَالَى مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

“Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada harumnya minyak misik…” (Muttafaq ‘Alaih)

3. Dua kegembiraan

Yang ketiga, keutamaan orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan. 

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam :

لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ ، وَإِذَا لَقِىَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ

“Orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan; ketika berbuka dia gembira dengan bukanya dan ketika bertemu Tuhannya dia gembira dengan puasanya” (Muttafaq ‘Alaih) 

4. Ibadah yang tidak ada tandingannya

Keutamaan ibadah puasa yang keempat adalah ibadah ini tidak ada tandingannya. Hal itu disabdakan Rasulullah ketika menjawab pertanyaan Abu Umamah tentang amal apa yang paling utama.


عَنْ أَبِي أُمَامَةَ أَنَّهُ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ قَالَ عَلَيْكَ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَا عِدْلَ لَهُ

Dari Abu Umamah bahwa ia bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Amal apakah yang paling utama?” Beliau menjawab: “Berpuasalah, sesungguhnya tiada tandingan baginya” (HR. An Nasa’i)

5. Masuk surga

Keutamaan puasa yang tak kalah hebatnya dari keutamaan lain adalah memasukkan orang yang berpuasa ke surga.


عَنْ أَبِى أُمَامَةَ قَالَ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقُلْتُ مُرْنِى بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِى الْجَنَّةَ. قَالَ عَلَيْكَ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لاَ عِدْلَ لَهُ . ثُمَّ أَتَيْتُهُ الثَّانِيَةَ فَقَالَ عَلَيْكَ بِالصِّيَامِ

Dari Abu Umamah berkata: Saya datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka saya berkata: “Perintahkan kepada saya dengan sebuah amal yang dapat memasukkan saya ke dalam surga!” Beliau menjawab: “Berpuasalah, sesungguhnya tiada tandingan baginya” Kemudian saya datang untuk kedua kalinya, maka Beliau berkata: “Berpuasalah” (HR. Ahmad, Nasa’i dan Hakim dan dia menshahihkannya)

6. Puasa adalah perisai

Puasa adalah perisai dari perbuatan buruk dan perisai dari api neraka. 

Mengenai keutaman puasa ini, Rasulullah bersabda:
وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ

“Puasa adalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa janganlah berkata keji dan berteriak-teriak, jika ada orang yang mencercanya atau memeranginya, maka ucapkanlah, ‘Aku sedang berpuasa” (HR. Bukhari dan Muslim)

7. Puasa adalah pengontrol syahwat

Salah satu keutamaan puasa adalah untuk mengontrol syahwat manusia. 

Karenanya Rasulullah menganjurkan para pemuda yang belum mampu menikah untuk berpuasa.

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ.

“Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu menikah, maka menikahlah. Karena menikah lebih dapat menahan pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia berpuasa; karena puasa dapat mengontrol syahwatnya” (HR. Bukhari dan Muslim)

8. Menjauhkan dari neraka

Keutamaan puasa juga dapat menjauhkan pelakunya dari api neraka. 1 hari puasa setara dengan penambahan jarak sejauh tujuh puluh musim dari neraka.

مَا مِنْ عَبْدٍ يَصُومُ يَوْمًا فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ بَاعَدَ اللَّهُ بِذَلِكَ الْيَوْمِ وَجْهَهُ عَنِ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا

“Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah kecuali Allah menjauhkan wajahnya dengan hari itu dari api neraka tujuh puluh musim” (HR. Jama’ah kecuali Abu Dawud)

Tidakkah kita ingin dijauhkan dari api neraka yang kedahsyatannya sangat luar biasa hingga membuat setiap orang yang mengetahuinya menjadi takut pada siksa neraka?

Hadirin sekalian, demikianlah kultum ramadhan tentang keutamaan puasa yang dapat saya sampaikan, meskipun sedikit semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

***

Itulah tadi contoh pidato tentang keutamaan puasa di bulan Ramadhan. Supaya kalian lebih mengerti tentang teks ceramah mulai dari pengertiannya, tujuan, unsur, jenis, ciri-ciri dan lain sebagainya bisa kalian baca pada artikel kami di bawah ini.

Baca juga: Materi Teks Ceramah Terlengkap

Demikianlah artikel tentang contoh ceramah ramadhan terbaru tentang keutamaan puasa beserta dalilnya. Semoga apa yang kami bagikan dapat bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terima kasih.

0 comments