Tulis kata kunci dan klik enter

author photo
By On
Apakah kamu pernah mendengar apa itu teks tanggapan kritis?

Pada artikel ini membahas segala hal tentang teks tanggapan kritis, mulai dari pengertiannya, struktur, ciri-ciri, jenis-jenis dan contohnya lengkap beserta tujuan dan fungsi sosial.

Pengertian teks tanggapan kritis adalah teks yang berisi kritik terhadap suatu persoalan yang dianggap mempunyai kesalahan.

Misalnya, debat yang terjadi antara Budi dan Ani. Ani memberikan kritik terhadap Budi karena apa yang disampaikannya kurang pas. Budi harus menerima tanggapan yang diberikan Ani, karena setiap tanggapan yang diberikan pasti ada alasan dan membuat kita menjadi lebih baik.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyampaikan sebuah tanggapan antara lain:
  • Berhubungan dengan masalah yang sedang diperbincangkan.
  • Mampu mempercepat pemahaman masalah, penemuan sebab, dan pemecahan masalah. 
  • Tidak mengulangi pendapat yang sudah disampaikan oleh orang lain.
  • Emosi, marah, dan prasangka harus dihindari.
  • Bersifat objektif, logis, dan jujur.
  • Menunjukkan data, fakta, contoh, atau perbandingan yang dapat meyakinkan peserta lain.

Baca juga: Contoh Teks Tanggapan Kritis tentang Budaya

Teks Tanggapan Kritis: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis dan Contohnya

Pengertian Teks Tanggapan Kritis



Definisi dari teks ini adalah teks yang isinya mengenai suatu kritikan pedas terhadap suatu hal yang mengenai kesalahan. Umumnya penggunaan teks ini terdapat pada event atau acara debat di suatu forum. Kita juga dituntut untuk bisa menganalisis suatu pendapat dan kita juga harus menerima semua bentuk kritikan dari orang tentang pendapat yang kita paparkan.

Pengertian teks tanggapan kritis merupakan tanggapan (komentar) seseorang terhadap masalah berdasarkan cara berpikir kritis. Dalam mengemukakan pendapat, seseorang haruslah tajam menganalisis masalah. Selain itu, ia harus peka terhadap masalah yang ada.

Tanggapan kritis tersebut dapat berupa kritik dukungan pernyataan setuju atau tidak setuju tentang baik atau buruknya suatu masalah disertai dengan alasan logis. Alasan itu harus memberi dukungan atau solusi permasalahan yang dibahas.

Cara berpikir kritis merupakan proses dimana penilaian atau pengambilan keputusan dilakukan secara mandiri dengan memperhatikan keadaan di lingkungan sekitar. Berpikir kritis dapat muncul kapan pun seseorang berusaha untuk mengetahui peristiwa yang perlu dipercaya didasari alasannya.

Proses berpikir kritis melalui usaha pemahaman dengan membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan. Semua itu dapat dilakukan secara kritis. Berpikir kritis penting agar kamu dapat menggunakan potensi pikiran secara optimal.

Struktur Teks Tanggapan Kritis yang Benar


Seperti jenis-jenis teks lainnya, teks ini juga memiliki struktur yang wajib kamu ketahui, apa saja struktur teks tanggapan kritis?

Evaluasi


Bagian ini merupakan bagian awal/pertama yang berisi pernyataan-pernyataan umum tentang apa yang akan disampaikan penulis dalam teks.

Deskripsi


Bagian yang memuat informasi mengenai data-data dan juga pendapat-pendapat yang mendukung pernyataan ataupun menolak suatu pernyataan.

Penegasan Ulang


Bagian ketiga teks atau bagian penutup yang berisi tentang penegasan ulang terhadap pendapat yang telah diputuskan atau dilakukan oleh individu.

Ciri-ciri Teks Tanggapan Kritis


Agar kita lebih memahami tentang materi ini, baiknya kita mengetahui apa ciri-cirinya dan apapula perbedaan dengan teks yang lain. Berikut ini ciri-ciri teks tanggapan kritis:
  • Teks ini memuat tanggapan berhubungan dengan fenomena atau kejadian yang terjadi di sekitar lingkungan kita dengan disertai alasan dan fakta yang jelas.
  • Teks ini terdiri dari 3 struktur utuh yaitu: evaluasi, deskripsi, dan penegasan ulang.
  • Mengandung kaidah kebahasaan atau ciri kebahasaan yang salah satunya terdapat kata rujukan.

Unsur Kebahasaan Teks Tanggapan Kritis


Unsur kebahasaan teks tanggapan kritis atau kaidah kebahasaan dari teks ini yang biasa dipakai diantaranya:
  1. Kata rujukan, artinya sesuatu yang digunakan oleh penulis/pembicara untuk  memperkuat pernyataan yang disampaikan dengan tegas. Biasa dikenal dengan sebutan referensi.
  2. Kalimat kompleks, artinya kalimat ini memiliki lebih dari 2 struktur dan 2 verba.
  3. Konjungsi, disebut juga kata penghubung yang menghubungkan setiap kata dan setiap struktur.
  4. Pilihan kata, disebut juga diksi. Pemilihan kata yang sesuai dalam penggunaan serta pembuatan teks.

Tujuan dan Fungsi Sosial Teks Tanggapan Kritis


Adapun tujuan dan fungsi sosial teks tanggapan kritis sebagai berikut.
  • Tujuan teks tanggapan kritis untuk memilih salah satu pernyataan, karena pada dasarnya teks ini berisi alasan yang pro atau mendukung dan adapula yang kontra atau menolak.
  • Fungsi sosialnya adalah memberikan kritik yang membangun atas suatu permasalahan yang dianggap salah dengan alasan yang kuat dan dapat merubah pandangan seseorang.


Aspek-Aspek yang harus diketahui jika akan memberi Tanggapan Kritis


Adapun aspek-aspek yang harus kamu ketahui saat ingin memberi sebuah tanggapan kritis terhadap suatu masalah/peristiwa sebagai berikut.
  1. Memahami masalah secara mendalam.
  2. Menghindari penggunaan kalimat atau kata kasar saat menanggapi.
  3. Memberi tanggapan bersifat membangun, tidak menjatuhkan atau membuat permasalahan semakin rumit.
  4. Memberi tanggapan terhadap permasalahan yang dibahas, bukan menanggapi orang yang mengungkapkan permasalahan.
  5. Menghindari kata-kata mengandung SARA dalam memberi tanggapan.
  6. Menggunakan bahasa yang sopan dan mudah dipahami.
  7. Menggunakan alasan logis dan sesuai permasalahan yang dikritik.


Jenis-Jenis Tanggapan Kritis


Tanggapan kritis dibedakan menjadi 2 (dua) jenis, yakni sebagai beirkut.
  1. Tanggapan kritis positif: adalah pernyataan berupa persetujuan dukungan, optimistis, dan pujian.
  2. Tanggapan kritis negatif: adalah pernyataan berupa penolakan, kritik, pesimistis, dan keprihatinan.


Langkah-langkah menyusun Teks Tanggapan Kritis


Bagaimana cara menyusun teks tanggapan kritis? Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut.

  1. Identifikasilah masalah atau informasi relevan. Semua dugaan tentang masalah tersebut dicatat secara lengkap dalam bentuk resume atau ringkasan.
  2. Identifikasilah hubungan masalah dengan semua aspek. Catatlah semua prasangka yang ada. Kemudian, hubungkan alasan terkait dengan berbagai alternatif pandangan. Susun informasi sehingga menghasilkan informasi akurat.
  3. Analisislah masalah dan temukan pemecahan masalah.
  4. Susunlah kalimat tanggapan kritis berdasarkan analisis tersebut.
  5. Berikan penilaian secara menyeluruh terhadap masalah dan solusi dari masalah tersebut. Tulislah tanggapan dalam bentuk kalimat penegasan.
  6. Susunlah tanggapan kritis berdasarkan struktur secara tepat.


Contoh Teks Tanggapan Kritis Beserta Strukturnya


Judul: Budaya Bersepeda


Evaluasi


Sepeda merupakan alat transportasi yang sering digunakan oleh masyarakat dari  masa penjajahan sampai masa kemerdekaan seperti saat ini. Sepeda tidak mengenal batas derajat sosial seseorang karena disukai oleh rakyat sampai pejabat. Bahkan, sepeda bisa menembus batas wilayah karena keberadaannya bisa ditemukan di kota dan di desa.

Deskripsi Teks


Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, kegemaran masyarakat untuk menggunakan sepeda menjadi berkurang ditelan zaman. Masyarakat lebih suka menggunakan kendaraan yang lebih modern, lebih cepat dan lebih menghemat waktu. Berbagai kendaraan seperti motor dan mobil telah menjadi raja jalanan yang menguasai sepanjang jalan raya sampa jalan desa.

Akibatnya adalah polusi udara yang telah mencemari lingkungan dan kemacetan yang tak terhindarkan. Menggunakan kendaraan modern seperti saat ini memang tidak bisa disalahkan karena hal itu telah membantu aktivitas manusia. Akan tetapi, kurang bijak rasanya apabila seseorang terlalu memaksakan diri untuk memiliki kendaraan seperti motor dan mobil namun hanya sekedar gengsi dan ambisi. Kalau memang aktivitas kita bisa dijangkau oleh sepeda maka kenapa tidak kita menggunakannya. Dengan beraktivitas menggunakan sepeda maka banyak manfaat yang bisa kita dapatkan. Bersepeda bisa membuat badan kita sehat karena bersepeda seperti berolahraga, tidak menimbulkan polusi udara sehingga ramah lingkungan dan bisa hemat biaya.

Penegasan Ulang 


Budaya bersepeda harus selalu dilestarikan ditengah arus kendaraan modern yang menguasai jalanan. Masyarakat harus sadar akan manfaat yang bisa didapatkan dengan menggunakan sepeda dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Para orangtua juga tidak perlu memanjakan anaknya secara berlebihan untuk membelikan mereka kendaraan seperti motor atau mobil yang hanya digunakan untuk pergi ke sekolah.

Selain itu, pemerintah bisa membuat jalur khusus dijalan raya bagi para pengendara sepeda agar tidak terjadi “rebutan” jalan antara pengendara sepeda dengan pengendara motor maupun mobil. Dengan adanya jalur khusus ini juga diharapkan dapat mengurangi arus kemacetan dan bisa menghindari  terjadinya kecelakaan serta dapat menarik minat masyarakat untuk menggunakan sepeda dalam aktivitasnya. Semoga budaya bersepeda kembali ramai menghiasi keindahan kota sehingga lingkungan pun ikut tersenyum.


Demikianlah artikel tentang teks tanggapan kritis, mulai dari pengertian, struktur, contoh, ciri-ciri, jenis-jenis dan unsur kebahasaan beserta tujuan dan fungsi sosialnya. Semoga bermanfaat bagi Anda. Untuk membantu blog ini agar berkembang, kami mohon untuk share dan komentar ya. Sekian dan terimakasih.

Sumber: Hartiningsih, dkk. 2019. Strategi Sukses UN SMP/MTs 2019. Jakarta: Tim Grasindo.
daryntansyah.blogspot.co.id

KLIK UNTUK BERKOMENTAR