Type something and hit enter

Posted by On
Paragraf Induktif: Pengertian, Ciri, Jenis, & Contohnya

Apa itu paragraf induktif? Paragraf induktif disebut juga dengan paragraf khusus-umum, yaitu paragraf yang diawali dengan menyebutkan masalah-masalah khusus untuk memperoleh suatu kesimpulan umum yang mencakup seluruh peristiwa khusus sebelumnya.

Pengertian Paragraf Induktif


Apa yang dimaksud dengna paragraf/kalimat induktif?

Paragraf induktif (khusus-umum) adalah paragraf yang disusun mengikuti pola penalaran induktif. Paragraf ini disusun dengan cara menguraikan beberapa kalimat penjelas berisi fakta, bukti, contoh atau ilustrasi sebagai data empiris bersifat khusus pada bagian awal paragraf dan diakhiri dengan kalimat utama sebagai kesimpulan yang bersifat umum.

Penjelasan lain, definisi paragraf induktif adalah paragraf yang kalimat utamanya (berupa pernyataan umum) terletak di akhir, diawali kalimat-kalimat penjelas dan diakhiri dengan kalimat utama.

Polanya: khusus-umum, kalimat terakhir berupa kesimpulan yang dapat ditandai dengan kata penghubung jadi, memang, dengan demikian, oleh karena itu, akibatnya atau begitulah.

Dengan demikian, dalam paragraf induktif ini ide pokok atau kalimat utamanya terletak di akhir paragraf.

Ciri-Ciri Paragraf Induktif


Adapun ciri-ciri kalimat induktif adalah sebagai berikut.

  • Dimulai dengan penjelasan-penjelasan khusus.
  • Kemudian di generalisasikan menjadi sebuah kesimpulan berdasarkan penjelasan khusus tadi.
  • Kalimat utama sekaligus kesimpulan terletak pada akhir paragraf.

Jenis Paragraf Induktif


Paragraf induktif terbagi menjadi tiga macam, yaitu generalisasi, analogi, dan sebab akibat.

1. Paragraf Induktif Generalisasi


Paragraf generalisasi adalah penalaran dengan cara menarik kesimpulan berdasarkan data yang sesuai dengan fakta. Data tersebut harus cukup untuk membuat kesimpulan secara umum.

Penjelasan lain, generalisasi disusun dengan cara menyajikan beberapa kalimat penjelas sebagai alasan bersifat khusus untuk diambil sebuah kesimpulan bersifat umum pada akhir paragraf sebagai kalimat utama.

Contohnya:

1. Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar memperkirakan bahwa kekeringan di sejumlah daerah tidak akan mengganggu stok beras nasional. Bahkan, rencana impor 2007 akan diundur untuk 2008 karena produksi beras dalam beberapa bulan mendatang mencukupi kebutuhan nasional. Mustafa menjelaskan bahwa stok beras per Juli 2007 sebanyak 1,63 juta ton cukup untuk kebutuhan nasional selama tujuh bulan. Rencana pengadaan 1,8 juta ton tahun ini sudah terpenuhi 1,53 juta ton dari pembelian beras petani. Impor beras 2008 diperkirakan hanya 1.3 juta ton, lebih sedikit 200.000 ton dari rencana impor tahun 2007. Dengan demikian, cadangan beras nasional masih dapat mencukupi kebutuhan pangan masyarakat dan tidak perlu dikhawatirkan sampai akhir 2007.

2. Pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Semarang setiap hari Kamis harus memakai pakaian batik atau lurik. Demikian juga, pegawai negeri di lingkungan pendidikan Kota Semarang ataupun Provinsi Jawa Tengah. Bahkan, pegawai negeri di instansi mana saja di Jawa Tengah memakai batik atau lurik setiap hari Kamis. Jadi, dapat disimpulkan bahwa semua pegawai negeri di Jawa Tengah memakai batik atau lurik setiap hari Kamis.

3. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap Koperasi Unit Desa (KUD) di Desa Sukamandiri, tercatat bermacam-macam jenis bibit unggul untuk kebutuhan para petani. Selain itu, tersedia pula berbagai jenis pupuk untuk memupuk tanaman dan beberapa macam alat pertanian, seperti cangkul, sabit, linggis, alat penyemprot, obat-obatan, pisau, dan golok. Bukan itu saja, koperasi juga menyediakan kredit untuk para petani. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Koperasi Unit Desa (KUD) di Desa Sukamandiri sudah lengkap sehingga para petani tidak perlu pergi ke kota untuk membeli barang-barang kebutuhan pertanian.

2. Paragraf Induktif Analogi


Analogi adalah penalaran dengan cara membandingkan dua hal yang banyak mengandung persamaan. Dengan kesamaan tersebut dapatlah ditarik kesimpulannya.

Penjelasan lain, paragraf induktif analogi disusun dengan cara menyajikan beberapa kalimat penjelas berisi perbandingan dua atau alebih benda/hal/peristiwa berbeda, tetapi dianggap mempunyai kesamaan ciri atau sifat.

Perbandingan terhadap beberapa benda/hal/peristiwa tersebut bersifat simbolik imajinatif karena ciri atau sifat yang dibandingkan bersifat konseptual. Paragraf diakhiri kalimat utama berupa kesimpulan yang menyamakan keduanya.

Contohnya:

1. Sebuah peribahasa mengatakan bahwa semakin tinggi pohon, semakin kencang pula anginnya. Pernyataan ini sesuai dengan perjalanan karir manusia. Ketika seseorang telah menduduki jabatan, sellau ada orang lain yang tidak menyukai. Ketidaksukaan ini dapat dilampiaskan dalam berbagai bentuk, misalnya: fitnah, ancaman, kekerasan, atau pemerasan. Dapat dikatakan bahwa jabatan seseorang dan ujian yang dihadapi sama dengan ketinggian pohon dan angin yang menerpanya.

3. Paragraf Induktif Sebab-Akibat


Hubungan sebab-akibat adalah penalaran dengan cara mengemukakan fakta yang menjadi sebab terjadinya suatu peristiwa, kemudian dapat ditarik kesimpulan yang merupakan akibatnya.

Contohnya:

1. Bersamaan dengan naiknya tarif semua angkutan umum, harga sebagian besar bahan pangan naik. Harga kebutuhan pokok pun merayap mengikuti. Semua penjual di pasar melakukan tindakan pengamanan dengan menyesuaikan harga jual terbarunya. Bahkan, label pada hampir semua barang di toko mulai diubah. Demikianlah, dampak hebat pengurangan subsidi BBM yang sangat dirasakan oleh masyarakat.

Contoh Paragraf Induktif


1. Panas atau demam yang tinggi selama beberapa hari dapat dicurigai sebagai demam berdarah. Seseorang yang menderita demam berdarah juga mengalami pendarahan dari lubang hidung atau mimisan. Selain itu, muncul bintik-bintik merah pada tubuh. Semua gejala tersebut hendaknya diperhatikan sehingga jika terdapat gejala-gejala tersebut, penderita bisa ditolong dan ditangani dokter.

2. Panda merupakan binatang khas negeri "tirai bambu" atau Cina. Binatang lucu ini ternyata jumlahnya kian menyusut saja. Kini, di seluruh kebun binatang di dunia, jumlahnya diperkirakan hanya sekitar 150 ekor. Di negara Cina yang merupakan negara asalnya, jumlahnya sekarang diperkirakan tidak lebih dari 1200-1300 ekor yang hidup di sekitar 70 reservasi, terutama di Provinsi Sinchuan Cina Tengah. Oleh karena itu, kita harus melakukan upaya untuk melindungi dan melestarikan panda.

Baca juga: Contoh Paragraf Induktif, Deduktif & Campuran

Demikianlah artikel kali ini tentang materi paragraf induktif mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, dan contohnya. Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terima kasih.

0 comments

 
close