Tulis kata kunci dan klik enter

author photo
By On
Contoh Teks Editorial/Opini - Apa yang dimaksud dengan teks editorial/opini/tajuk rencana? Teks editorial adalah teks yang berisi pendapat pribadi seseorang terhadap suatu isu atau masalah aktual. Isu yang diangkat meliputi contoh teks editorial tentang sampah, contoh teks editorial tentang pendidikan dan lain sebagainya.

Karena dalam artikel ini kami membahas contoh teks editorial/opini beserta strukturnya, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu struktur teks editorial/opini yaitu sebagai berikut.
  • Pernyataan pendapat (tesis): sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat.
  • Argumentasi: bentuk alasan atau bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan tesis.
  • Penegasan ulang pendapat (reiteration): penguatan kembali atas pernyataan pendapat.

Berikut kami akan menyajikan kumpulan contoh teks editorial singkat dan terbaru yang meliputi contoh teks editorial tentang lingkungan sekolah, contoh teks editorial tentang kesehatan dan juga contoh teks editorial tentang sosial.
Contoh Teks Editorial (Opini) Singkat Terbaru beserta Strukturnya


Contoh Teks Editorial tentang Pendidikan


1. CBT, Pengembangan Teknologi Pendidikan di Indonesia


Pernyataan pendapat

Masa kini, pendidikan sangatlah penting, tak dapat dipungkiri bahwa tanpa pendidikan, masyarakat Indonesia akan tertinggal jauh oleh bangsa lain. Oleh karena itu, banyak upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk memajukan pendidikan.

Salah satu contoh upayanya adalah dengan teknologi yang digunakan dalam suatu proses pendidikan, karena teknologi merupakan salah satu faktor untuk berkembangnya suatu negara.

Argumentasi

Baru-baru ini tidak jarang orang yang membicarakan tentang Ujian Nasional berbasik komputer. Itulah salah satu upaya untuk pengembangan teknologi di Indonesia.

Computer Based Test atau CBT memang seharusnya sudah diberlakukan pada sistem UN di Indonesia. Pada dasarnya, sistem ini tidak hanya untuk pengembangan teknologi saja, namun juga efisien dan lebih hemat dibanding dengan Paper Based Test yang harus mencetak soal ke dalam bentuk kertas. Dan juga biaya untuk pengiriman soal-soal ke beberapa sekolah tidak sedikit.

Pemanfaatan teknologi seperti CBT sangatlah meringankan. Manfaat yang didapat banyak sekali, untuk siswa, mereka akan lebih terbantu, karena mereka sudah tidak perlu fokus untuk menghitamkan kertas jawaban.

Kendala dari pemanfaatan teknologi ini, karena ada beberapa masyarakat yang belum setuju perihal tersebut. Mereka menganggap CBT akan membebankan siswa, terutama pada siswa yang belum lancar dalam masalah teknologi (gaptek).

Padahal, dengan itu mereka akan termotivasi untuk lebih mendalami teknologi seperti komputer, karena pada dasarnya saat ini banyak sekali tes-tes yang menggunakan CBT.

Pernyataan ulang pendapat

Pada suatu negara diperlukan kondisi paling tidak sejajar dengan negara lain di dunia. Indonesia merupakan negara berkembang dan sangat perlu suatu kemajuan.

Sumber: anindiads.blogspot.com/2016/08/contoh-teks-editorialopini-dan.html

Contoh Teks Editorial tentang Sampah


2. Kebiasaan Membuang Sampah


Pernyataan pendapat

Kebiasaan membuang sampah sembarangan telah tertanam di benak masyarakat Indonesia sejak masih kecil. Bagaimana tidak, orang tua secara tidak langsung mengajarkan cara membuang sampah yang tidak benar kepada anak-anak mereka. Contohnya dapat kita lihat orang tua dengan gampang melempar sampah dapur ke sungai atau depan rumah yang dianggap lumrah.

Parahnya lagi kebiasaan tersebut dianggap tidak sebagai sesuatu yang salah. Padahal sampah yang tertumpuk disungai akan menyumbat aliran air dan dengan curah hujan sedikit maka banjir tidak bisa dielakan lagi.

Kurangnya kesadaran di masyarakat Indonesia membutuhkan waktu yang lama supaya kesadaran akan kebersihan dapat diciptakan.

Argumentasi

Menurut opini saya, tidak hanya orang miskin yang membuang sampah sembarangan, tetapi orang kaya juga begitu, seperti contohnya kita sering melihat botol minuman kosong yang melayang keluar dari pintu kaca mobil di jalan umum.

Yang menjadi pertanyaan, kenapa orang yang punya mobil, bisa menjaga kebersihan mobilnya namun tidak memperdulikan kebersihan di jalan umum? Botol kosong yang dibuang sembarangan, tidak hanya menimbulkan sampah di jalan raya namun juga akan membahayakan pengendara lalu lintas yang lewat.

Yang saat ini paling dibutuhkan adalah kesadaran diri masing-masing untuk hidup sehat dan bersih.

Masyarakat di bantaran sungai dengan mudahnya membuang sampah ke dalam sungai daripada harus membuang ke tong sampah. Kebiasaan ini dilakukan sudah lama, karna menurut mereka tidak memakan banyak waktu dengan melemparkan sekantong sampah ke sungai.

Dan juga bukan rahasia umum lagi jika ada tanah kosong pasti disitu dipenuhi oleh sampah-sampah rumah tangga. Biasanya masyarakat akan membuang sampah tersebut pada malam hari, diam-diam atau cari waktu sepi untuk membuangnya. Jika satu orang membuang sampah disitu, maka yang lain akan ikut-ikutan, dan lama-lama tanah yang kosong itu berubah menjadi tumpukan sampah, kemudian masalah bau sampah yang menyengat akan mengikuti.

Pernyataan ulang pendapat

Diharapkan bagi pemerintah menyediakan tong sampah gratis untuk semua masyarakat yang tidak mampu dan masyarakat tidak dipungut biaya iuran sampah.

Marilah untuk kita semua, memperbaiki kebiasaan buruk kita, dan mulailah untuk membuang sampah pada tempatnya.

Sumber: lacisekolah.blogspot.com/2017/09/contoh-teks-editorial-opini-tentang_11.html

Contoh Teks Editorial tentang Lingkungan


3. Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah


Pernyataan pendapat

Lingkungan adalah sesuatu yang berada disekitar makhluk hidup. Lingkungan merupakan tempat tinggal bagi semua makhluk hidup. Melestarikan lingkungan merupakan kebutuhan yang bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melainkan tanggung jawab kita semua.

Setiap orang harus berusaha untuk menyelamatkan lingkungan di sekitarnya. Misal, di sekolah, seluruh warganya harus menjaga kelestarian lingkungan agar dapat beraktifitas dengan nyaman. Salah satu menjaga kelestarian lingkungan adalah menjaga kebersihannya.

Argumentasi

Menjaga kebersihan lingkungan sangatlah berguna karena dengan lingkungan yang bersih maka akan tercipta kehidupan yang aman, sehat, dan sejuk. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, maka kita dapat terhindar dari berbagai penyakit. Sedangkan di sekolah, lingkungan yang bersih dapat mendorong semangat belajar siswa, dan juga dapat menjadi keunggulan sekolah.

Demi terciptanya lingkungan yang bersih dan nyaman untuk belajar, maka diperlukan langkah-langkah yang konkrit untuk melestarikan lingkungan seperti: membuat tata tertib kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah, membuat daftar piket kebersihan kelas, mengembangkan kecintaan dan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekolah melalui lomba peduli lingkungan, seperti lomba kebersihan antar kelas, atau aneka kreativitas lainnya.

Selain itu juga perlu dilakukan kegiatan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan seperti apotek hidup, melakukan kegiatan penghematan energi, melakukan kegiatan 3R (reuse, reduce, recycle), dan melakukan karya wisata atau studi banding dalam rangka pemeliharaan dan peningkatan kebersihan dan kelestaraian lingkungan sekoalh.

Pernyataan ulang pendapat

Dengan kegiatan-kegiatan itu diharapkan dapat menyadarkan para siswa untuk menjaga kebersihan. Secara keseluruhan, kebersihan dan keasrian sekolah adalah tanggung jawab bersama dari setiap warga di lingkungan sekolah.

Akhirnya diharapkan akan lahir siswa-siswi yang cerdas, bermutu, dan berwawasan lingkungan serta mampu menerapkan sikap cinta dan peduli lingkungan baik di sekolah maupun di masyarakat.

Sumber: atikahhermansyah.blogspot.com/2016/04/menjaga-kebersihan-lingkungan-sekolah.html

Contoh Teks Editorial tentang Sosial


4. Perkembangan KPOP di Indonesia


Pernyataan pendapat

Perkembangan K-POP di Indonesia sangat pesat apalagi dikalangan remaja, terutama perempuan yang disebut Korean wave. Bukan hanya para remaja yang senang melainkan juga anak kecil dari SD hingga orang tua pun kenal dengan budaya K-POP.

Kebanyakan dari mereka terlalu berlebihan dalam mencintai budaya dari Korea tersebut, sampai ada dari mereka yang tidak kenal budaya asli Indonesia ataupun budaya tradisional tempat mereka berasal.

Argumentasi

Masuknya K-POP di Indoensia diawali dengan munculnya beberapa drama seri korea yang ditayangkan di televisi Indonesia. Dari sanalah masyarakat Indonesia mulai mengenai beberapa artis Korea, dan mulai tertarik lebih mengenal tentang Korea juga musiknya.

Terlebih lagi soundtrack dari drama tersebut membuat masyarakat Indonesia tertarik dengan K-POP. Hingga saat ini banyak sekali masyarakat Indonesia yang lebih mencintai budaya Korea daripada budaya dari Indonesia, penyebabnya mungkin karena masyarakat Indonesia kurang peduli akan pentingnya mencintai budaya nasional.

Sudah banyak bukti dari pelajar dari SD - Mahasiswa merelakan waktunya untuk melihat artis-artis Korea, seperti melihat video klip di Youtube. Banyak juga para remaja K-POPers yang sampai histeris jika melihat postingan idola mereka.

Padahal waktu luang bisa dikerjakan untuk hal-hal yang bermanfaat seperti belajar atau menonton video yang berfaedah yang menambah pengetahuan tentang kabar seputar Indonesia.

Kebanyakan dari kalangan pecinta K-POP akan berpenampilan layaknya artis-artis yang mereka idolakan. Korean Wave disisi lain memang memiliki dampak negatif bagi penderitanya. Bukan hanya menguras tenaga namun juga membuang waktu, dan tentunya uang ikut terkuras akibat kecintaan kepada idola Korea mereka.

Pernyataan ulang pendapat

Akibat maraknya Korean Wave di Indonesia, banyak masyarakat Indonesia yang lebih mengenal budaya korea daripada budaya tanah air kita tercinta atau seni-seni yang dihasilkan karya seniman dari Indonesia.

Sumber: contohtekseditorialkorea.blogspot.com/2017/08/contoh-tkes-editorial-tentang.html

Contoh Teks Editorial tentang Kesehatan


5. Gaya Hidup dan Kesehatan


Pernyataan pendapat

Dengan membaiknya kemakmuran membawa konsekuensi meningkatnya penyakit tidak menular di Indonesia, memberi beban ganda penyakit.

Beban ganda penyakit adalah situasi di mana penanganan penyakit menular belum sepenuhnya behasil, pada saat yang bersamaan muncul penyakit tidak menular atau disebut penyakit degeneratif.

Jumlah penderita penyakit tidak menular mulai meningkat pesat dan jadi pembunuh nomor satu. Penyakit tersebut yaitu stroke, jantung, hipertensi, diabetes, dan kanker.

Argumentasi

Data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan, sebaran penyakit ini relatif merata antar kota besar dan kecil. Keadaan ini menunjukkan pergeseran pola kesehatan dan penyakit di masyarakat yang sudah terjadi beberapa waktu.

Salah satu penyebabnya adalah meningkatnya kemakmuran masyarakat. Membaiknya daya beli disertai perbaikan jalur distribusi produk makanan dan minuman olahan yang kandungan gizinya tidak seimbang hingga ke pelosok desa.

Keadaan ini ditambah dengan gencarnya pemasaran melalui media massa langsung ke ruang keluarga. Akan tetapi, hal tersebut tidak diimbangi dengan kampanye lebih gencar mengenai pola makan seimbang dan gaya hidup sehat.

Perubahan pola itu bersamaan dengan datangnya bonus demografi tahun ini. Lebih besarnya jumlah penduduk usia produktif daripada penduduk tidak produktif disertai dengan perilaku konsumtif daripada produktif, termasuk dalam pola makan dan minum.

Indonesia bukan satu-satunya negara dengan masalah beban ganda penyakit dan bukan pula yang pertama sehingga sebetulnya kita dapat belajar dari negara-negara lain mengenai pencegahan penyakit tidak menular.

Penyakit tidak menular menurunkan produktivitas penderita dan keluarga, membutuhkan waktu yang lama dan biaya mahal untuk mengobati. Dengan pemerintah mewajibkan tiap orang mengikuti program asuransi kesehatan nasional, penanganan penyakit ini akan membebani seluruh anggota masyarakat dan pasti menurunkan produktivitas nasional.

Prinsip dalam penangan penyakit adalah mencegah lebih baik daripada mengobati. Oleh sebab itu, pemerintah wajib berbuat lebih banyak dari yang telah dilakukan, yaitu mewajibkan label informasi kandungan gizi tiap makanan dan minuman kemasan yang sulit dipahami sebagian orang.

Pernyataan ulang pendapat

Mencegah penyakit tak menular berarti dengan membiasakan hidup sehat seumur hidup, sejak usia dini hingga dewasa. Program ini lintas kementerian/lembaga, harus terkoordinasi, dijalankan tanpa putus dan melibatkan masyarakat.

Sumber: lacisekolah.blogspot.com/2017/09/contoh-teks-editorial-opini-tentang.html

Baca juga: Teks Editorial/Opini: Pengertian, Struktur, Ciri, Kaidah, Contoh

Demikianlah artikel hari ini tentang 5 Contoh Teks Editorial (Opini) Lengkap beserta Strukturnya. Semoga bermanfaat bagi Anda. Untuk membantu blog ini agar berkembang, kami mohon untuk share dan komentar ya. Sekian dan terimakasih.

KLIK UNTUK BERKOMENTAR