Type something and hit enter

author photo
By On
Contoh Karya Tulis Ilmiah -  Karya tulis ilmiah atau disingkat karya ilmiah adalah laporan tertulis atau tulisan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian mengenai suatu masalah yang telah dilakukan seseorang dengan memenuhi etika dan kaidah keilmuan yang ditaati dan dikukuhkan oleh masyarakat umum.

Berikut merupakan contoh karya tulis ilmiah sederhana yang baik dan benar. Yang meliputi: contoh karya tulis ilmiah tentang kesehatan lingkungan, masyarakat, mata, jantung, gigi dan contoh karya tulis ilmiah bahaya merokok.

Contoh Karya Tulis Ilmiah Sederhana tentang Kesehatan


#1 Contoh Karya Tulis Ilmiah tentang Kesehatan Lingkungan


BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang

Kebersihan lingkungan merupakan keadaan bebas dari kotoran, termasuk sampah, debu dan bau. Masalah tentang kebersihan lingkungan yang tidak kondusif dikarenakan banyak masyarakat yang tidak sadar akan kebersihan lingkungan. Tempat pembuangan tidak dipergunakan atau dirawat dengan baik. Akibatnya berbagai penyakit berdatangan seperti diare, penyakit kulit dan lainnya.

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan?
  2. Bagaimana cara menjaga kebersihan lingkungan di sekitar kita?

C. Tujuan

Supaya kebersihan lingkungan di sekitar kita tetap terjaga dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan

BAB II
PEMBAHASAN

  
A. Bagaimana Kepedulian Masyarakat Terhadap Kebersihan Lingkungan?

Kondisi lingkungan kita sekarang ini sangat memprihatinkan. Beberapa tempat banyak terdapat sampah berserakan. Penyebabnya bisa karena sampah yang dibuang sembarangan.

Salah satu penyebab utama yang bisa menyebabkan masalah kebersihan lingkungan adalah kurangnya kepedulian masyarakat itu sendiri terhadap lingkungannya. Padahal sudah seharusnya masyarakat peduli terhadap lingkungannya karena keadaan lingkungan itu mempengaruhi kehidupan masyarakat itu sendiri.

Contohnya, kalau di sekitar lingkungan banyak sampah pasti akan menjadi wadah penyakit bagi masyarakat di sana. Tempat yang kotor menjadi sarang bagi lalat dan nyamuk, dan kita tahu bahwa lalat dan nyamuk merupakan pembawa berbagai penyakit seperti DBD, malaria, muntaber, diare.

B. Cara Menjaga Kebersihan Lingkungan

Berikut ini beberapa tips untuk menjaga kebersihan lingkungan:
  1. Atur jadwal untuk kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan.
  2. Sosialisasikan kepada masyarakat untuk terbiasa memilah sampah rumah tangga menjadi sampah organik dan non organik.
  3. Perbanyak tempat sampah di lingkungan sekitar Anda.
  4. Sertakan para pemuda untuk turut aktif menjaga kebersihan lingkungan.
  5. Pekerjakan petugas kebersihan lingkungan dengan memberi upah yang sesuai tiap bulannya.

BAB III
PENUTUP


A. Kesimpulan

Dari hal yang telah dipaparkan diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa masih banyak masyarakat belum peduli terhadap kebersihan lingkungan di sekitarnya. Padahal banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan, seperti mengatur jadwal untuk kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan.

#2 Contoh Karya Tulis Ilmiah tentang Bahaya Merokok


BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar belakang

Kebiasaan merokok di Indonesia sangat memprihatinkan. Setiap saat banyak kita jumpai masyarakat dari berbagai usia, termasuk pelajar yang merokok. Padahal berbagai penelitian dan kajian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa rokok sangat membahayakan kesehatan. Bukan hanya berbahaya bagi perokok juga bagi orang-orang di sekitarnya, karena asap rokok.

B. Rumusan Masalah

  1. Zat-zaat kimia apa sajakah yang terkandung di dalam rokok?
  2. Apa saja dampak merokok bagi diri sendiri dan orang lain?

C. Tujuan

Untuk mengetahui bahaya merokok bagi kesehatan tubuh manusia.

BAB II 
PEMBAHASAN


A. Bahan-bahan Kimia yang Terkandung pada Rokok

  • Nikotin: menyebabkan kecandungan, merusak jaringan otak.
  • Tar: menyebabkan kerusakan pada sel paru-paru.
  • Karbon monoksida: mengurangi transportasi dara dalam tubuh.
  • Zat kersinogen: dapat memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.
  • Zat iritan: dapat mengakibatkan batuk, kanker paru-paru, dan iritasi pada paru-paru.

B. Dampak Merokok 

  1. Merokok lebih banyak mendatangkan kerugian daripada keuntungan bagi tubuh.
  2. Menimbulkan sugesti pada diri kita, bahwa jika tidak merokok mulut tidak enak dan asam.
  3. Rasa ingin tahu, semangat untuk belajar, dan berbagai hal positif yang ada pada diri kita hilang ketika kita menjadi seorang perokok.
  4. Jika ada seorang perokok, asap rokoknya dapat menggangu orang lain dan juga menyebabkan polusi udara.
  5. Menyebabkan seseorang yang dekat dengan perokok aktif menjadi perokok pasif.
  6. Menyebabkan menipisnya lapisan ozon.
  7. Jika kita membuang putung rokok sembarangan tanpa mematikan apinya, dapat menyebabkan kebakaran.

BAB III
PENUTUP


A. Kesimpulan

Kebiasaan merokok di kalangan remaja amat membahayakan baik ditinjau dari segi pendidikan maupun kesehatan serta sosial ekonomi. Dipandang dari segi pendiidkan, tentunya akan menggangu studinya, sedangkan dari kesehatan akan menyebabkan berbagai penyakit. Dari segi ekonomi pengeluaran anggaran yang tidak perlu atau dapat memboroskan.

#3 Contoh Karya Tulis Ilmiah tentang Kesehatan Mata


BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang

Mata merupakan alat indra yang befungsi untuk menerima rangsang berupa cahaya, karena di dalamnya terdapat reseptor yang berfungsi menerima cahaya atau disebut fotoreseptor.

Kita harus menjaga kesehatan mata agar tidak terkena berbagai jenis gangguan pada mata.

B. Rumusan Masalah
  1. Ada berapa macam penyakit mata?
  2. Bagaimana cara menjaga kesehatan mata?

C. Tujuan

Untuk memberi informasi tentang macam-macam penyakit mata dan cara menjaga kesehatan mata.

BAB II
PEMBAHASAN 



A. Macam-macam penyakit mata

  1. Rabun jauh/miopi: gangguan penglihatan karena mata tidak dapat melihat benda-benda yang jauh dengan jelas. Terjadinya gangguan ini disebabkan karena bayangan benda tidak jatuh tepat pada retina, melainkan jatuh di depan retina. Untuk mengatasinya dapat menggunakan kaca mata minus atau kaca mata berlensa cekung.
  2. Rabun dekat/hipermetropi: ketidakmampuan mata untuk melihat benda yang dekat. Disebabkan oleh ukuran bola mata yang pendek sehingga bayangan jatuh di belakang retina. Rabun dekat dapat diatasi dengan menggunakan kaca mata berlensa cembung/lensa positif.
  3. Juling: kelainan mata yang disebabkan ketidakserasian otot-otot mata. Jika penderita masih anak-anak, dapat diperbaiki dengan jalan operasi.
  4. Buta warna: ketidakmampuan mata untuk membedakan warna. Penyakit ini bersifat menurun.
  5. Rabun senja: ketidakmampuan mata untuk melihat benda yang berada di tempat remang-remang di malam hari. Gangguan ini disebabkan kekurangan vitamin A.
  6. Katarak: gangguan penglihatan, penyebabnya lensa mata keruh sehingga menghalangi masuknya cahaya pada retina. Penderita ini umumnya lansia.
  7. Presbiop: disebabkan karena lensa mata tidak dapat memipih atau cembung. Ini berarti bahwa lensa mata kehilangan elastisnya. Umumnya disebabkan usia lanjut.

B. Cara menjaga kesehatan mata

Mata merupakan aset yang paling tak ternilai harganya. Oleh karena itu, kita harus selalu menjaga mata kita. Berikut cara-caranya:
  1. Periksa mata setiap 12 bulan.
  2. Gunakan kaca mata anti-UV
  3. Berikan nutrisi yang baik untuk mata
  4. Penggunaan cahaya yang cukup selama bekerja
  5. Istirahatkan mata Anda
  6. Cari lensa kontak dengan kualias baik
  7. Jika memakai lensa kontak, rawatlah dengan baik.
  8. Pakailah lensa kontak sesuai jadwal yang disarankan.
  9. Gunakan filter monitor.

BAB III
PENUTUP


A. Kesimpulan

Mata yang mengalami ganggunan atau memiliki kelainan tidak dapat melihat benda dengan jelas. Beberapa kelainan penglihatan yang sering dialami manusia diantaranya rabun jauh, rabun dekat, juling, buta warna, rabun senja, katarak, dan presbiop.

Agar mata kita selalu sehat hendaknya kita memeriksa mata setiap 12 bulan dan cara-cara lainnya yang telah dibahas sebelumnya.

#4 Contoh Karya Tulis Ilmiah tentang Kesehatan Jantung


BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang

Jantung adalah sebuah rongga, rongga organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berualang. Jantung merupakan salah satu organ terpenting bagi tubuh, kelainan pada jantung dapat beresiko kematian.

Menjaga kesehatan jantung adalah hal yang sangat penting. Banyak orang melakukan apa saja untuk menjaga jantungnya tetap sehat, bahkan mengubah pola makan secara drastis. Karna bila kesehatan jantung terganggu tentunya tidak akan dapat bekerja secara normal, dan tentunya akan menggangu organ tubuh yang lain karena aliran darah dalam tubuh terganggu.

B. Rumusan Masalah

  1. Apa saja gejala-gejala penyakit jantung?
  2. Bagaimana cara menjaga kesehatan jantung?

C. Tujuan

Untuk mengetahui apa saja gejala penyakit jantung dan bagaimana cara menjaga kesehatan jantung.

BAB II 
PEMBAHASAN


A. Gejala-gejala penyakit jantung

Berikut gejala-gejala penyakti jantung, antara lain:
  1. Gejala sesak nafas
  2. Sering pusing bahkan pingsan
  3. Sering mengalami nyeri
  4. Jantung sering berdebar-debar atau disebut palpitasi
  5. Gampang lelah dan pening
  6. Gangguan pencernaan
  7. Berkeringat
  8. Sakit kepala
  9. Mual
  10. Kecemasan
  11. Pembengkakan

B. Cara menjaga kesehatan jantung

Berikut upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung.
  • Waspadai nyeri di dada, rasa nyeri pada bagian dada seringkali dianggap remeh dan diabaikan oleh sebagian orang. Padahal, nyeri dada itu bisa menjadi gejala seseorang menderita penyakit jantung.
  • Mengatur pola hidup, perlu adanya perubahan pola hidup yang lebih baik dengan melakukan aktivitas positif yang tidak mengundang masalah berat dan mengurangi tingkat stress. Tidak hanya itu, pola kebersihan perlu dijaga, baik untuk pribadi maupun lingkungan sekitar rumah.
  • Mengatur pola makan, hal ini perlu diperhatikan sebagai pencegahan utama, terutama pada usia di atas 40 tahun. Diusahakan menkonsumsi makanan yang seimbang antara karbohidrat, lemak dan protein. 
  • Kurangi lemak, khususnya lemak hewani, yang tertimbun dalam tubuh merupakan penyebab besar ganggunan jantung.  
  • Berolahraga, pencegahan lain yang dapat dilakukan adalah berolahraga seperti jalan santai, bersepeda, jogging, berenang dan sebagainya.

BAB III
PENUTUP


A. Kesimpulan

Gejala-gejala penyakit jantung, meliputi sesak nafas, sering pusing, sering mengalami nyeri, jantung sering berdebar-debar, gampang lelah, gangguan pencernaan, sakit kepala, pembengkakan, dan lain-lain.

Untuk menjaga kesehatan jantung, terdapat berbagai cara yang dapat dilakukan seperti, mewaspadai nyeri pada dada, rutin berolahraga, mengatur pola hidup, mengatur pola makan, kurangi lemak dan sebagainya.

#5 Contoh Karya Tulis Ilmiah tentang Kesehatan Gigi dan Mulut


BAB I 
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian dari kesehatan tubuh ynag tidak dapat dipisahkan satu dan lainnya karena akan mempengaruhi kesehatan tubuh keseluruhan.

Gigi merupakan salah satu bagian tubuh yang berfungsi mengunyah, berbicara, dan mempertahankan bentuk muka, sehingga penting untuk menjaga kesehatan gigi sedini mungkin agar dapat bertahan lama dalam rongga mulut.

Kelainan-kelainan yang bisa terjadi di dalam mulut adalah gigi berlubang, penyakit atau radang gusi dan gigi berjejal.

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan mulut?
  2. Bagaimana perawatan gigi yang baik?

C. Tujuan

Untuk mengetahui cara menjaga kesehatan gigi dan mulut serta bagaimana perawan gigi yang baik.

BAB II 
PEMBAHASAN


A. Menjaga kesehatan gigi

Berikut beberapa tips berguna untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut
  1. Jangan sikat gigi terlalu keras
  2. Sikat gigi sebelum tidur
  3. Gunakan pasta gigi berfluorida
  4. Jangan merokok
  5. Minum lebih banyak air
  6. Batasi konsumsi makanan yang manis dan asam
  7. Makan makanan yang bergizi 

B. Cara Merawat Gigi yang baik 

Berikut adalah beberapa poin yang dapat menjadi panduan cara menyikat gigi yang baik dan benar.
  • Jadikan menggosok gigi sebagai bagian dari rutinitas wajib, setelah makan atau setidaknya pagi dan malam sebelum tidur.
  • Jangan terlalu sering menggosok gigi, idealnya menggosok gigi 2-3 kali sehari. Tetapi menggosok lebih dari 3 kali sehari dapat merusak gigi dan membahayakan gusi.
  • Tidak terlalu kuat menggosok gigi, jika terlalu kencang beresiko merusak gigi dan gusi.
  • Tidak buru-buru, beri waktu setidaknya 30 detik untuk menyikat tiap sisi deretan gigi.
  • Pegang sikat Anda pada sudut 45 derajat dari gusi dan gerakkan sikat dari kanan ke kiri berulang kali di sepanjang gigi.
  • Sikat juga lidah dan sisi dalam pipi
  • Berkumurlah dengan air bersih setiap selesai menggosok tiap bagian.

BAB III
PENUTUP


A. Kesimpulan

Banyak sekali cara untuk menjaga kesehatan gigi, seperti jangan sikat gigi terlalu keras, sikat gigi sebelum tidur, gunakan pasta gigi berfluorida, jangan merokok, minum lebih banyak air dan lain sebagainya.

Untuk merawat gigi yang baik dan benar, yaitu dengan menggosok gigi tidak terlalu kuat, tidak buru-buru, dan juga jangan terlalu sering menggosok gigi, idealnya 2-3 kali sehari.

Baca juga: KARYA TULIS ILMIAH: Pengertian, Tujuan, Jenis, Ciri, Struktur


Demikianlah penjelasan singkat Contoh Karya Tulis Ilmiah Bahasa Indonesia Lengkap tentang Kesehatan. Semoga bermanfaat bagi Anda. Untuk membantu blog ini agar berkembang, kami mohon untuk share dan komentar ya. Sekian dan terimakasih.

KLIK UNTUK BERKOMENTAR