Tulis kata kunci dan klik enter

author photo
By On
Teks Cerita Sejarah merupakan materi Bahasa Indonesia kelas 12/XII - Materi ini membahas pengertian teks cerita sejarah, strukturnya, ciri-ciri, jenis-jenis, dan kaidah/ciri kebahasaan teks cerita sejarah beserta contohnya.

Pernahkah kalian membaca cerita tentang asal-usul suatu tempat atau benda? Teks cerita itu disebut dengan teks cerita sejarah.

Apakah kalian tahu apa yang dimaksud dengan teks cerita sejarah? Teks cerita sejarah adalah teks yang menceritakan dan menjelaskan tentang fakta dan kejadian masa lalu yang menjadi latar belakang terjadinya sesuatu yang mempunyai nilai-nilai sejarah.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang materi teks cerita sejarah, simaklah secara seksama materi ini.

Teks Cerita Sejarah: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis, Kaidah

Pengertian Teks Cerita Sejarah


Teks cerita sejarah adalah teks yang didalamnya menceritakan dan menjelaskan mengenai suatu fakta atau kejadian masa lalu yang menjadi latar belakang terjadinya sesuatu yang mempunyai nilai-nilai sejarah.

Struktur Teks Cerita Sejarah


Harus terdapat tiga struktur berikut ini untuk membuat teks cerita sejarah yang lengkap dan bagus:
  1. Orientasi: bagian ini merupakan bagian pembuka atau pengenalan dari teks cerita sejarah
  2. Urutan Peristiwa: bagian ini merupakan rekaman peristiwa sejarah yang terjadi, pada umumnya dijelaskan dalam urutan kronologis.
  3. Reorientasi: bagian ini berisikan komentar pribadi pengarang tentang suatu kejadian atau peristiwa sejarah yang diceritakan. Bagian ini boleh digunakan, boleh tidak. Tergantung kehendak penulis teks cerita sejarah.

Ciri-ciri Teks Cerita Sejarah


Adapun ciri-ciri dari teks cerita sejarah ada lima, penjelasannya sebagai berikut:
  • Cerita yang disajikan secara kronologis atau urutan kejadian/peristiwa.
  • Isinya berupa fakta-fakta.
  • Menggunakan konjungsi temporal.
  • Bentuk teks cerita ulang (recount).
  • Struktur yang lengkap terdiri atas: orientasi, urutan peristiwa, reorientasi.


Jenis-jenis Teks Cerita Sejarah


A. Sejarah Fiksi


Jenis yang pertama adalah sejarah fiksi yang meliputi cerpen, legenda, novel, dan roman. Penjelasannya sebagai berikut:

1. Cerpen


Suatu karya sastra yang memaparkan kisah atau cerita yang isinya kehidupan seseorang yang diceritakan secara ringkas yang berfokus pada suatu tokoh yang didalamnya terdapat permasalahan serta solusi dari masalah yang timbul.


2. Legenda


Cerita prosa rakyat yang dianggap oleh sebagian masyarakat merupakan sesuatu yang benar-benar terjadi.

3. Novel


Karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan suatu tokoh/seseorang dengan berbagai orang di sekelilingnya dengan menonjolkan sifat dan watak setiap pelaku.


4. Roman


Sebuah karya gambaran dunia yang diciptakan oleh pengarangnya, yang di dalamnya menampilkan keseluruhan hidup suatu tokoh beserta permasalahannya, terutama dalam hubungan dengan kehidupan sosialnya.


B. Sejarah Non-Fiksi


Jenis yang kedua adalah sejarah non-fiksi yang meliputi autobiografi, biografi, catatan sejarah, dan cerita perjalanan. Penjelasannya sebagai berikut:

1. Autobiografi


Sebuah biografi yang ditulis oleh seorang tokoh yang didalamnya menceritakan tentang perjalanan hidup pribadi atau riwayat hidup yang ditulis oleh dirinya sendiri.



2. Biografi


Suatu teks yang berisi tentang kisah suatu tokoh dalam menjalankan kehidupannya, bisa berupa kelebihannya, kekurangannya atau masalah yang ditulis oleh orang lain supaya tokoh tersebut dapat menjadi teladan untuk khalayak ramai.



3. Catatan Sejarah


Suatu teks yang menceritakan fakta atau kejadian masa lampau yang menjadi latar belakang sesuatu mempunyai nilai-nilai sejarah.

4. Cerita Perjalanan


Suatu teks yang menceritakan tentang perjalanan seseorang.


Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah


Dalam teks cerita sejarah terdapat ciri/kaidah kebahasaan yang membedakan teks ini dengan teks lainnya. Berikut ini penjelasannya:
  1. Frasa Adverbial: merupakan kata yang menunjukkan suatu kejadian atau persitiwa, waktu, beserta tempat.
  2. Verba Material: merupakan kata yang menunjukkan suatu aktivitas yang dilakukan oleh partisipan/seseorang, yakni dengan menunjukkan perbuatan fisik seperti menulis, menyapu dan lain-lain.
  3. Pronomina (kata ganti): merupakan kata yang dipakai untuk menggantikan benda serta menamai seseorang atau sesuatu secara tidak langsung.
  4. Konjungsi Temporal: merupakan kata yang befungsi untuk menata urutan peristiwa/kejadian yang diceritakan.


Demikianlah artikel hari ini tentang Teks Cerita Sejarah: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis, Kaidah. Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terima kasih.

Referensi: https://blog.ruangguru.com/pengertian-teks-cerita-sejarah-dan-strukturnya
https://kupdf.com/download/teks-cerita-sejarah-desi-hartikadocx_59a569b2dc0d60676d568edd_pdf

KLIK UNTUK BERKOMENTAR