Type something and hit enter

author photo
By On
Pada materi tentang teks cerpen, kami akan memberikan beberapa contoh cerpen persahabatan di masa SD, SMP, dan SMA.

Sebelumnya, kami telah memberikan contoh cerpen pendidikan membangun karakter anak bangsa.

Contoh cerpen persahabatan sejati yang kami sajikan tentunya singkat dan menarik serta ada cerpen persahabatan di sekolah yang sedih, lucu, dan tentang cinta.

Sebelum itu, ada baiknya kita mengetahui pengertian cerpen. Cerpen menurut Sumardjo dan Saini adalah cerita yang pendek. Tetapi dengan hanya melihat fisiknya yang pendek orang belum dapat menetapkan sebuah cerita yang pendek adalah sebuah cerpen.

Cerpen bertujuan untuk mengungkapkan perasaan penulis dalam menuangkan imajinasi pada sebuah cerita dan dapat menghibur orang yang membacanya.

Bagi kalian yang disuruh membuat cerpen persahabatan beserta unsur instrinsik dan unsur ekstrinsiknya, kami akan memberikan apa saja unsur instriksik cerpen dan ekstrinsiknya.

Unsur intrisnik cerpen, yaitu:
  • Tema: adalah ide atau gagasan dasar yang melatarbelakangi keseluruhan cerita pada cerpen.
  • Tokoh dan penokohan: bagian yang wajib ada pada cerpen. Tokoh merupakan pelaku. Sedangkan penokohan merupakan sifat tokoh.
  • Alur: berisi urutan jalan cerita dalam cerpen.
  • Setting (latar): mengacu pada waktu, tempat dan suasana terjadinya cerpen.
  • Sudut pandang: cara penulis menyampaikan ceritanya.
  • Gaya bahasa: ciri khas penulis dalam menyampaikan tulisannya kepada publik.
  • Amanat: adalah pesan moral yang dapat dipetik dari cerpen.

Sedangkan, unsur ektrinsik cerpen, yaitu:
  • Latar belakang masyarakat: faktor lingkungan sekitar yang mempengaruhi penulis dalam membuat cerpen.
  • Latar belakang penulis: faktor yang berasal dari dalam diri penulis yang mendorong penulis untuk membuat sebuah cerpen.
  • Nilai yang terkandung di dalam cerpen: ada 4 nilai yang menjadi unsur ekstrinsik cerpen yaitu nilai agama, sosial, moral dan budaya.

Setelah kami menjabarkan unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen, diharapkan bagi kalian untuk menentukan sendiri dari teks cerpen dibawah ini unsur-unsurnya.

Contoh Cerpen Persahabatan SD, SMP SMA - Sedih dan Menarik


Cerpen Persahabatan SMP


Mereka yang Memberi Warna di Masa Putih Biruku


Cerpen Karangan: Lilis Ulfah Andriyani

Awalnya kami tidak saling mengenal, karena berasal dari SD yang berbeda. Di SMP-lah kami dipertemukan dan duduk di kelas yang sama. Pada saat MOS tidak terlalu dekat hanya sekedar saling kenal satu sama lain.

Di bangku kelas satu ini aku duduk dengan orang yang baik, cantik, tetapi pendiam. Karena kedekatan kami itu sangat dekat kami pun bersahabat. Orangtua kami saling mengenal satu sama lain, jadi saat ingin bermain bersama mudah saja.

Pada semester 2 ini kami semakin dekat, namun ada yang berbeda. Kami bersahabat tidak lagi berdua, sekarang kami berlima. Di sinilah sebenarnya cerita persahabatan kami di mulai.

Mungkin karena posisi tempat duduk yang berdekatan, membuat kami saling berbincang-bincang, bisa mengerti satu sama lain. Ya, itu lah yang membuat kami menjadi bersahabat.

Karena berada di kelas yang sama, tidak membuat kami bosan untuk bersama-sama. Ya, sekarang kami naik kelas dua, dan mulai melakukan hal-hal kecil yang menurut kami menyenangkan, seperti membeli kerudung, bahkan sepatu dengan merk yang sama. Dan juga tidak mau berpisah jika mendapat tugas kelompok.

Waktu terus berjalan, terasa semakin cepat. Kami layaknya besi ketemu magnet yang sangat sulit untuk dipisahkan. Di kelas tiga, kami benar-benar menghabiskan waktu dengan kekonyolan, mungkin menurut teman-teman yang lain kami ini aneh? Emm aneh, bukan lagi kerudung dan sepatu yang sama, kami masuk ke kamar mandi pun berlima.

Dalam masalah nilai, mungkin aku yang paling sok pintar diantara mereka, paling sok tahu, dan sok bisa. Tapi itu semua tidak membuat kami berselisih, malah membuat kami saling melengkapi satu sama lain, gimana enggak, itulah tugas kami sebagai seorang sahabat.

Perpisahan pun datang, dimana waktunya ketika kami masih ingin bersama. Perpisahan bukan mau tidak mau tapi itu harus dihadapi, dan mereka yang berharap aku bisa naik ke atas panggung untuk menjadi perwakilan kelas sebagai juara umum, emm lebih tepatnya sih 10 besar dari 9 kelas ya.

Saat namaku disebut, merekalah yang berbahagia melihatku menjadi yang terbaik untuk mewakili kelas. Mungkin berkat doa ayah dan ibuku dan juga mereka sahabatku yang selalu memberi semangat, motivasi, dan nasihat agar aku tidak putus asa.

Kami harus melanjutkan sekolah kami masing-masing, sebenarnya kami menginginkan berada di satu sekolah menengah kejuruan yang sama. Namun apa daya, hanya aku yang tidak bisa bersama mereka, aku yang benar-benar jauh dengan mereka.

Itu sangat menyakitkan, dimana impian kami ingin bersama harus pupus. Namun mereka juga tidak mendapat kelas yang sama, tetapi setidaknya mereka masih berada di sekolah yang sama.

Apakah jarak dan waktu itu akan merubah segalanya? Akankah merubah yang indah menjadi buruk? Memang kenyatannya begitu mereka lupa, lupa dengan apa yang telah dijanjikan dulu. Sibuk, semua sibuk dengan teman-teman barunya, sementara aku hanya bisa melihat foto kenangan dulu kita masih bersama.

Hei, sahabat-sahabatku, aku kangen kalian. Kalian yang dulu mau jadi pendengar setiaku. Selalu membangkitkanku ketia putus asa, selalu mengobatiku ketika aku terluka. Selalu menghapus air mataku ketika aku bersedih.

Apakah kalian masih mengingatku? Terimakasih karena kalian telah memberi warna di masa putih biruku. Telah mengajariku betapa berharganya kalian. Miss you.

Sumber: cerpenmu.com/cerpen-persahabatan/mereka-yang-memberi-warna-di-masa-putih-biru-ku.html

Cerpen Persahabatan SD


Aku dan 3 Sahabat


Cerpen Karangan: Sifa Aulia Salsabila

Pada suatu hari, ada murid baru yang bernama Sekar, dia pindahan dari Temanggung. Dia pindah karena ikut orangtuanya, dan sekarang dia bersekolah di SDN 1 Bukateja.

Keesokan harinya, dia berangkat sekolah diantar oleh ibunya. Dia pun masuk ke ruang kelas 3, dan berkenalan dengan saya.

Saya: "Hai, kenalin aku salsa, kamu??"
Sekar: "Hai juga, namaku sekar, salam kenal..."

Bel tanda masuk kelas berbunyi. Murid-murid pun segera masuk ruangan kelas.

Guru: "Pagi anak-anak.."
Murid: "Pagi bu..."
Guru: "Kita kedatangan murid baru, perkenalkan dirimu.."
Sekar: "Hai semua, perkenalkan nama saya Novita Sekar, biasa dipanggil Sekar."
Murid: "Hai juga sekar"
Guru: "Sekar, kamu duduk di samping Salsa."
Sekar: "Baik bu."

Pelajaranpun dimulai.

Bel istirahat berbunyi, murid-murid pun pergi beristirahat. Saya mengajak Sekar untuk ke kantin bersama. Kami pun beristirahat bersama, dan bel pun berbunyi, tandanya masuk kelas. Semua murid masuk ke ruangan, pelajaranpun dimulai kembali.

Akhirnya bel pulang berbunyi, saya pun pulang bersama sahabat saya, namanya Selina, kebetulan rumah kami berdekatan.

Hari demi hari, Sekar mulai memiliki banyak teman, dan termasuk saya yang menjadi sahabatnya. Saya memiliki 3 orang sahabat, yaitu Dwiana, Selina, dan Sekar. Kami sering makan bersama saat istirahat, bercanda gurau bersama, berduka bersama, dan hal lainnya. Bagi kami sahabat adalah segalanya, tanpa sahabat kami tidak akan seperti ini.

Keesokan harinya, saya tidak masuk sekolah karena sakit. Dan siangnya, sahabat saya datang ke rumah saya untuk menjenguk. Setelah saya sembuh, saya pun kembali berangkat ke sekolah.

Rasanya sepi jika tak ada sahabat di samping kita. Karena tanpa sahabat kita terus merasa kesepian. Enak rasanya jika mempunyai seorang sahabat yang begitu baik seperti mereka, saya tidak mau kehilangan mereka. Walaupun jauh, tetapi tidak memutuskan tali persahabatan kita.

Tak lama, UKK pun berlangsung, kami semua mengerjakan dengan semaksimal mungkin. Dan akhirnya saya dan sahabat saya naik ke kelas 4. Tetapi sahabat saya yang bernama Sekar pindah dari SDN 1 Bukateja, dan dia mondok entah dimana.

1 Bulan kemudan, saya bertemu Sekar di jalan, saya langsung memeluknya, dan mengatakan:

Saya: "Sekar, apa kabar?"
Sekar: "Baik, kamu?"
Saya: "Baik juga, lama tak bertemu"
Sekar: "Iya"
Saya: "Sekarang kamu sekolah dimana?"
Sekar: "Saya mondok di Kedungjati"
Saya: "Oooh begitu"
Sekar: "Ya, sudah dulu ya, saya mau pergi"
Saya: "Iya"

Hari demi hari, tahun demi tahun saya sudah tidak bertemu lagi dengan sahabat saya Sekar.

Sumber: cerpenmu.com/cerpen-persahabatan/aku-dan-3-sahabat.html

Cerpen Persahabatan SMA


Persahabatan di Masa SMA


Cerpen Karangan: Chairil Rizki

Kita semua pasti memiliki teman dekat atau disebut sahabat, dimana waktu kita banyak dihabiskan bersama. Biasanya ditiap kehidupan ada sahabat yang datang dan pergi. Namun yang namanya sahabat biasanya memiliki jangka waktu hubungan yang lebih panjang, lebih awet dari jenis hubungan lain seperti teman biasa atau pacar.

Bicara tentang sahabat yang masih awet, saya memiliki beberapa orang sahabat saat masih memakai seragam putih abu-abu. Mereka adalah Riana, Lulu dan saya sendiri Chairil, dimana kami kemana-mana selalu bersama.

Persahabatan, cinta, dan cita-cita. Ketiga tema itulah yang selalu mewarnai hari-hari kami, yang ketika mulai membicarakan tema tersebut, seakan waktu menjadi berlalu begitu cepat.

Pertama kali memasuki dunia putih abu-abu, di SMAN 5 Pontianak, secara tidak sengaja kami berada di kelas yang sama. Duduklah kami sebangku dari saat itu selama setahun.

Di kelas ini, saya mulai mengenal Riana, ia adalah seorang wanita yang tegap bila pertama kali orang melihatnya, pasti bisa merasa jiwa kepemimpinannya. Aktif di Paskibra, dan dia dipercaya menjadi ketua kelas kami. Orangnya tegas dan tidak neko-neko, agak sedikit kaku, namun setiap sekali terhadap pria yang dicintainya. Hehehe...

Selalu ketika kami membicarakan cinta, bahasannya seakan tiada habisnya. Dari tiga orang, sebenarnya masing-masing dari kami mempunyai seseorang yang kami sukai secara diam-diam. Namun hanya dua orang yang berani menyatakannya.

Lainnya beralasan tidak dibolehkan orang tua, hingga tidak diperjuangkan, walaupun disitu sebenarnya ada unsur tidak berani mengungkapkan. Hehe..

Saya masih ingat, saat salah seorang dari kami sampai membuat kode di plat nomor motornya, yang membentuk sebuah tanggal, tanggal spesial mengenai dia dan orang yang dia sukai.

Suatu waktu kami menonton film bersama, Catatan Akhir Sekolah, yang mengisahkan seorang yang membuat film dokumenter mengenai kegiatan di sekolahnya.

Film itu sangat menginspirasi kami, kebetulan saat malam lepas pisah kami diminta untuk menampilkan profil masing-masing kelas, dan kami menjadikan film ini sebagai acuan untuk membuat profil kelas berbentuk sebuah video. Tema yang kami angkat adalah tentang persahabatan, cinta dan cita-cita.

Tiap ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Usai lulus SMA masing-masing dari kami sudah mempunyai rencana sendiri mengenai masa depan kami, yaitu melanjutkan studi di bangku kuliah.

Sumber: www.kompasiana.com/chairilrizkii/5a9d59a7dcad5b25687340e2/persahabatan-dimasa-sma

Demikianlah artikel hari ini tentang contoh cerpen persahabatan di masa SMA, SMP, dan SD yang Materi Bindo kumpulkan. Semoga bermanfaat bagi Anda. Bagi kamu yang ingin meminta tambahan cerpen yang lain, silahkan ajukan komentar dibawah ini. Sekian dan terimakasih.

KLIK UNTUK BERKOMENTAR