Tulis kata kunci dan klik enter

author photo
By On
Apa pengertian surat pribadi? Lalu bagaimana ciri-ciri surat pribadi?

Di dalam artikel ini Anda akan mempelajari tentang definisi surat pribadi, ciri-ciri umum dan ciri-ciri kebahasaan, struktur/bagian-bagian surat pribadi, dan jenis-jenis/macam-macam surat pribadi.

Pernahkah kalian menulis surat pribadi?

Surat-menyurat pribadi timbul dalam pergaulan hidup sehari-hari dan terjadilah komunikasi antara anak dan orang tua, antarkerabat, antarsejawat dan antarteman. Isi surat pribadi biasanya tentang kekeluargaan dan persahabatan.

Apa itu surat pribadi? Pengertian Surat Pribadi yaitu surat yang digunakan sebagai alat komunikasi diantara keluarga atau kerabat.

Tidak perlu berlama-lama lagi, bacalah penjelasan pertama kita tentang pengertian surat pribadi.

Pengertian Surat Pribadi

a. Pengertian Surat Pribadi


Apa yang dimaksud dengan Surat Pribadi? Pengertian Surat Pribadi menurut Mustakim (1994:163) adalah surat yang dibuat oleh seseorang yang isinya menyangkut kepentingan pribadi.

Pendapat lain dari Soedjito dan Solchan (1999:4) mengartikan Surat Pribadi ialah surat yang berisi masalah pribadi, yang ditujukan kepada keluarga, teman, atau kenalan.

Sementara itu, Hasnun (2006:151) menjelaskan bahwa surat pribadi lebih bersifat bebas dan memiliki ragam bahasa yang kekeluargaan.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa:

Surat Pribadi adalah surat yang ditulis oleh perseorangan yang bersifat pribadi dan ditujukan kepada orang lain yakni keluarga, teman, atau kenalan dengan penggunaan bahasa yang bersifat kekeluargaan.

Surat pribadi dibedakan menjadi dua jenis:
  1. Surat pribadi kekeluargaan: yakni surat pribadi yang dikirimkan kepada anggota keluarga, sanak famili, sahabat, kenalan dan sebagainya.
  2. Surat pribadi kedinasan: yakni surat pribadi yang dikirimkan kepada pengurus organisasi, pimpinan, instansi, jawatan, dan perusahaan karena ada hubungannya dengan tugas atau pekerjaannya.

b. Ciri-ciri Umum Surat Pribadi


Ciri-ciri surat pribadi harus kita ketahui untuk mengenali contoh surat pribadi. Berikut ini adalah karakteristik surat pribadi, antara lain:
  1. Bentuknya bebas
  2. Bahasanya ada yang tidak baku
  3. Tidak memakai nomor surat
  4. Tidak memakai kop surat
  5. Format surat pribadi umumnya bebas
  6. Salam pembuka dan penutup surat pribadi bervariasi
  7. Penggunaan bahasa bebas, sesuai keinginan pembuat surat.

c. Ciri-ciri Kebahasaan Surat Pribadi


Selain ciri-ciri umumnya ada pula ciri-ciri bahasa surat pribadi. Penjelasannya sebagai berikut.
  1. Menggunakan kata sapaan yang bersifat pribadi
  2. Menggunakan bahasa yang tidak formal namun santun
  3. Menggunakan ragam bahasa tergantung pada penerimanya
  4. Menggunakan kata sapaan seperti orang yang sedang berbicara pada umumnya
  5. Menggunakan kata ganti orang pertama untuk pengirim surat dan kata ganti orang kedua untuk penerima surat. 

Dalam Tarigan (1994:33) mengungkapkan dua ciri utama bahasa pribadi dalam surat yakni kewajaran dan keterus-terangan:
  1. Kewajaran dalam tulisan akan datang dengan sendirinya dengan menulis secara efektif, tepat guna, dan untuk mencapai hal itu harus mengenai diri kita sendiri.
  2. Keterus-terangan atau kejujuran dalam menuliskan apa yang dirasakan, percayai, dan pikirkan, bukan hal yang diharapkan orang lain. Ini berarti memberikan kebebasan dalam menulis seperti halnya berbicara dengan teman karib, mengatakan hal-hal yang mungkin/tidak pernah dikatakan pada orang lain sebelumnya. Ini menuntut pengutaraan nada khas dalam tulisan, pilihan kata-kata, penggunaan frase-frase dan pemanfaatan kalimat.

Adapun ciri-ciri yang lain yakni;
  1. Isinya hidup, maksudnya bahasa yang digunakan dalam menulis bersifat komunikatif.
  2. Menarik, bahasa yang digunakan lebih akrab, karena mungkin muncul bahasa yang hanya dipahami oleh kedua belah pihak.
  3. Tidak formal, bahasa yang digunakan tidak terikat pada aturan-aturan yang baku sehingga penggunaannya bebas.
  4. Riang penuh semangat, biasanya bahasa surat pribadi memiliki bahasa yang menyenangkan, karena menceritakan pengalaman-pengalaman yang baru. 

d. Bagian-bagian Surat Pribadi / Strukturnya


Sebuah surat terdiri atas bagian-bagian surat. Penempatan bagian-bagian surat itu berhubungan dengan bentuk surat yang dipergunakan, artinya jika bagian-bagian surat pribadi diletakkan pada margin kiri, terbentuklah bentuk lurus.

Jika bagian-bagian surat itu tidak diletakkan pada margin kiri, dapatlah terbentuk setengah lurus.

Hal itulah yang membedakan komposisi surat dengan komposisi yang lain, misalnya pada novel dan roman.

Bagian-bagian surat pribadi terdiri atas: tempat, tanggal, tahun pembuatan surat; alamat yang dituju; salam pembuka; isi surat; salam penutup; tanda tangan dan nama pengirim surat.

Penulisan bagian-bagian surat pribadi akan dijelaskan sebagai berikut.

1. Tempat dan tanggal surat

Tempat pembuatan surat perlu dicantumkan. Maksudnya agar si penerima surat mengetahui bahwa surat tersebut dibuat di kota atau desa secara jelas.

Demikian juga halnya dengan tanggal pembuatan surat sangat perlu dicantumkan, karena untuk mengetahui secara pasti kapan surat itu dituliskan.

Misalnya, kita membuat surat saat kita berada di Pekanbaru. Setelah penulisan tempat di beri tanda koma untuk menjelaskan antara tempat dan tanggal, tahun pembuatan surat tersebut.

Tempat dan tanggal surat ditulis pada bagian kanan atas kertas surat. Nama kota dan bulan ditulis dengan huruf kapital pada awal kata.

Contoh:

Pekanbaru, 23 Juni 2018 atau Pekanbaru, 23-06-2018, atau Pekanbaru, 23/06/2018

2. Nama dan Alamat yang Dituju

Penulis surat atau pengirim surat harus mencantumkan nama dan alamat yang dituju, sehingga jelas arah alamat yang dituju.

Nama dan alamat orang yang dituju ditulis pada bagian kiri dibawah tulisan tempat dan tanggal surat. Nama dan alamat surat ditulis huruf kapital pada awal kata.

Contoh:

Buat Sahabatku Congli,

di Kota Pekanbaru

3. Salam Pembuka

Etika memulai surat pribadi seperti saat kita datang bertamu di rumah teman atau di rumah guru, atau ketika pulang sekolah sebelum masuk rumah memberikan salam terlebih dahulu.

Salam pembuka selalu ditulis di sebelah kiri. Huruf pertama salam pembuka ditulis dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda koma.

Contoh:

  • Dengan hormat,
  • Sahabatku tersayang,
  • Ibuku tercinta,

4. Isi Surat

Isi surat berkaitan erat dengan tujuan pembuatan surat. Tidak ada surat tanpa tujuan meskipun itu surat pribadi. Misalnya surat pemberitahuan tentang keluarga yang sakit, berbeda dengan surat pemberitahuan mau ujian.

Panjang pendeknya isi surat tidak dibatasi, sesuai dengan keperluan. Terpenting lagi etika dan rasa hormat kepada orang yang dikirimi surat harus dijaga.

Isi surat pribadi terdiri atas pembuka, paragraf isi, dan paragraf penutup.

5. Salam penutup

Dalam menulis salam penutup bisa menggunakan salam apa saja yang terpenting salam penutup tersebut harus sesuai dengan usia orang yang dikirimi surat dan hubungan penulis dengan orang tersebut.

Salam penutup dapat ditulis di sebelah kiri atau sebelah kanan. Salam penutup ditulis dengan huruf kapital pada awal kata dan diikuti tanda koma.

Contoh:

  • Wassalam,
  • Hormat kami,
  • Salam rindu,
  • Salam manis,

6. Tanda Tangan

Tanda tangan pengirim surat terletak sejajar dengan salam penutup.

7. Pengirim Surat

Nama pengirim surat terletak sejajar dengan salam penutup. Penulisannya diawali dengan huruf kapital dan tidak diikuti tanda baca.

e. Isi Surat Pribadi


Surat pribadi berisi tentang keperluan pribadi seseorang kepada orang lain. Surat pribadi bisa ditujukan kepada siapapun, seperti teman, keluarga, ataupun orang yang lebih tua.

Surat pribadi bersifat tidak resmi, bisa juga semi resmi seperti surat izin, dll.

f. Jenis-jenis Surat Pribadi/ Macam-macamnya


Jenis-jenis surat pribadi menurut penggunaannya dibagi menjadi dua yaitu surat pribadi kekeluargaan dan surat pribadi setengah resmi.
  1. Surat pribadi kekeluargaan: surat yang ditulis untuk keluarga serta kerabat terdekat.
  2. Surat pribadi setengah resmi: surat yang ditulis untuk suatu lembaga atau perusahaan.

BACA JUGA: Pengertian Surat Niaga, Ciri-Ciri, Struktur, Jenis dan Fungsi


Demikianlah artikel hari ini tentang Pengertian Surat Pribadi, Ciri-Ciri, Struktur Bagian dan Jenis/Macam. Semoga bermanfaat bagi anda. Untuk membantu blog ini agar berkembang, kami mohon untuk share dan komentar ya. Sekian dan terima kasih.

Referensi: https://brainly.co.id/tugas/5309096
sir.stikom.edu/49/7/BAB%20III.pdf
digilib.uinsby.ac.id/5233/5/Bab%202.pdf
digilib.unila.ac.id/6997/13/BAB%20II.pdf

KLIK UNTUK BERKOMENTAR